Pemkot Makassar

Penutupan Orientasi DPRD Kota Makassar: Pjs Wali Kota Tekankan Profesionalitas dan Integritas

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 12 Oktober 2024 23:26

Penutupan Orientasi DPRD Kota Makassar: Pjs Wali Kota Tekankan Profesionalitas dan Integritas

Makassar, Trotoar Id – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, turut hadir dalam penutupan orientasi anggota DPRD Kota Makassar periode 2024-2029, yang berlangsung di Swissbell Hotel pada Sabtu (12/10/2024).

Acara ini juga dihadiri oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, yang secara resmi menutup kegiatan tersebut.

Orientasi ini merupakan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 6 Tahun 2024, yang mewajibkan setiap anggota DPRD untuk mengikuti minimal satu kali orientasi selama masa jabatannya.

Orientasi bertujuan membekali para wakil rakyat dengan pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawab mereka, serta meningkatkan profesionalitas dan integritas dalam menjalankan amanah.

Dalam sambutannya, Andi Arwin Azis berharap agar para anggota DPRD mampu menjalankan tugasnya dengan lebih profesional dan berintegritas, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.

“Orientasi ini diharapkan mampu menciptakan kesepahaman di antara anggota DPRD dalam memperjuangkan aspirasi rakyat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Andi Arwin.

Orientasi kali ini diikuti oleh 50 anggota DPRD, yang terdiri dari 24 anggota yang terpilih kembali dan 26 anggota baru.

Kegiatan ini menjadi ajang bagi para anggota legislatif untuk memperdalam pemahaman terkait isu-isu krusial yang akan mereka hadapi dalam lima tahun ke depan.

Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menutup acara dengan memberikan pemahaman terkait pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti stunting, inflasi, dan kemiskinan.

Ia juga menekankan pentingnya hubungan kemitraan yang kuat antara DPRD dan kepala daerah beserta jajarannya.

“DPRD dan kepala daerah adalah mitra yang harus saling melengkapi. Seperti dua kamar dalam satu rumah, keduanya harus bekerja sama, saling memberi masukan yang membangun untuk kepentingan bersama,” ungkap Prof Zudan.

Dengan penutupan orientasi ini, diharapkan DPRD Kota Makassar mampu menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah untuk pembangunan Kota Makassar yang lebih baik.

Penulis : Fenri

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 September 2026 18:54
Air Danau Sidenreng Dialirkan ke Sawah, Upaya Sidrap Selamatkan Tanaman Padi dari Kekeringan
SIDRAP, Trotoar.id — Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak mencari sumber air alternatif untuk menj...
Politik04 September 2026 18:44
Gerindra Mulai Siapkan “Pasukan” Politik, Diklat Laskar Diproyeksikan Kawal Pemilu 2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Pertarungan politik menuju Pemilu 2029 memang masih menyisakan waktu. Namun, bagi Partai Gerindra Sulawesi Selatan, persiapan...
Daerah04 September 2026 15:55
Gandeng Kementerian Perindustrian, Sidrap Dorong Kopi Lokal Naik Kelas Lewat Teknologi
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mendorong komoditas kopi lokal naik kelas. Tak hanya mengejar peningkatan...
Metro04 September 2026 15:53
103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, BPJS Apresiasi Kebijakan Appi
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan mendapat apresiasi dari...