Makassar, Trotoar.id – Ninuk Triyanti Zudan, Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan, membuka Trend Hijab Road to Anging Mammiri Business Fair (AMBF) di Hotel Claro Makassar
Acara yang digagas oleh ArtPro ini bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) dan berfokus pada pengembangan industri fashion, khususnya produk lokal dan fashion muslimah.
Dalam sambutannya, Ninuk menyatakan harapannya agar acara ini bisa menjadi sarana regenerasi bagi desainer-desainer muda dan tempat untuk mengasah keterampilan mereka melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Regenerasi dan pembinaan desainer muda sangat penting untuk mendukung perkembangan industri fashion lokal,” ujarnya.
Ninuk juga menekankan bahwa event seperti ini bukan hanya memperkuat sektor fashion lokal tetapi juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan dan nasional.
“Fashion muslimah tidak hanya menjadi tren, tetapi juga penggerak ekonomi, karena event ini mendatangkan pelaku usaha dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Ia berharap pelaku UMKM memanfaatkan acara ini untuk memperluas wawasan dan jaringan, serta menargetkan pasar internasional.
Menurut Ninuk, kekayaan wastra Sulsel dari 24 kabupaten/kota, jika dipadukan dengan kreativitas desainer lokal, memiliki potensi besar untuk menembus pasar global.
“Saya kagum dengan wastra Sulsel. Dekranasda terus mendukung pengembangan ini, tetapi diperlukan sinergi dengan desainer dan dukungan dari lembaga keuangan seperti Bank Indonesia,” tambahnya.
Di sisi lain, Aswin Gantina, Deputi Direktur Bank Indonesia Sulsel, mengungkapkan bahwa BI akan terus mendukung UMKM untuk berorientasi ekspor melalui pelatihan dan pembinaan.
Menurutnya, AMBF menjadi salah satu sarana penting bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar luar negeri, dengan nilai ekspor produk UMKM yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Kami optimis bahwa industri fashion Sulsel memiliki potensi besar di pasar global. AMBF kali ini akan mempertemukan pelaku usaha dengan 13 buyer dari luar negeri seperti Arab Saudi, Malaysia, dan Iran,” tutur Aswin.
Event Trend Hijab Road to AMBF ini berlangsung selama lima hari, dari 6 hingga 10 November 2024, menampilkan 74 booth dengan lebih dari 100 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan acara juga dimeriahkan oleh fashion show yang menampilkan karya para desainer kenamaan.
Melalui kegiatan ini, Ninuk Zudan dan Bank Indonesia berharap agar industri fashion lokal semakin dikenal luas dan produk-produk dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua II DPRD Papua Barat Daya, Fredrik Frans Adolof Marlissa, memimpin…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan standar operasional prosedur (SOP) terpadu penanganan Orang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, dijadwalkan segera dilantik sebagai…
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Papua Barat Daya melakukan kunjungan kerja ke…
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
This website uses cookies.