Categories: News

Makassar Raih Apresiasi Berkat Pencapaian Cakupan Perlindungan Jamsostek 50,50%

Pemkot Makassar

Makassar, Trotoar.id – Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri Bahri, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar yang berhasil memperluas cakupan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) hingga mencapai 50,50%.

Prestasi ini melampaui angka nasional dan menjadikan Makassar sebagai salah satu daerah dengan cakupan perlindungan tertinggi di Sulawesi Selatan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Zuhri dalam audiensi bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, beserta jajaran BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Wali Kota Makassar pada Jumat, 8 November 2024.

Zuhri menyoroti sinergi yang kuat antara Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga menjadikan Makassar sebagai kota yang serius dalam memberikan jaminan sosial bagi para pekerja, termasuk mereka di sektor informal.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Makassar, I Nyoman Hary Sujana, melaporkan bahwa program jamsostek di kota ini telah mencakup 255.721 peserta pada tahun 2024.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 69.024 pekerja mendapatkan perlindungan yang dibiayai melalui APBD Makassar, termasuk 16.097 ASN, 5.888 ketua RT/RW, 6.082 kader posyandu, 5.696 pekerja keagamaan, serta 35.261 pekerja rentan.

Zuhri memuji pencapaian tersebut, dengan menyatakan bahwa “Capaian ini bukan hanya prestasi bagi Makassar, tetapi juga menjadi contoh bagi kota lain di Indonesia dalam memberikan perlindungan yang maksimal kepada pekerja.” Ia berharap Makassar dapat terus meningkatkan cakupan hingga mencapai 100% dan menjadi teladan nasional dalam jaminan ketenagakerjaan.

Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, mengucapkan terima kasih atas apresiasi BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja adalah prioritas utama bagi Makassar sebagai kota jasa dan perdagangan.

Irwan juga menjelaskan bahwa Pemkot telah mengeluarkan sejumlah kebijakan pendukung, seperti Surat Edaran Wali Kota terkait perlindungan pekerja di sektor konstruksi, serta peraturan wali kota tentang pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Irwan memastikan bahwa Pemkot akan melanjutkan alokasi anggaran untuk program jamsostek pada tahun 2025, dengan harapan agar cakupan perlindungan semakin luas.

“Kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut, sehingga di tahun-tahun mendatang, seluruh pekerja di Makassar bisa menikmati perlindungan penuh,” ujar Irwan.

Kolaborasi antara Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan tenaga kerja di Makassar.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Kerjasama Diskominfo, SMPN 1 Bulukumba Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa

Bulukumba, Trotoar.id - Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari membuka pelatihan jurnalistik…

15 jam ago

Reses di Biringkanaya, Andi Odhika Cakra Serap Aspirasi Warga Soal CCTV, Bansos hingga Sumur Bor

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra, kembali menyapa konstituennya di Kecamatan…

15 jam ago

Warga Tamalanrea Tolak PSEL, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi Proyek

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Rencana pemindahan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ke Kecamatan…

15 jam ago

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menerima audiensi dari PT…

15 jam ago

Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming, Warga Diminta Maksimalkan Pekarangan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam…

18 jam ago

Pemkab Luwu Dorong Peningkatan SDM Lokal melalui Program Green Training Awak Mas

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal…

18 jam ago

This website uses cookies.