Categories: PilkadaPolitik

Tokoh Toraja Prof Daud: Danny-Azhar Unggul di Debat Pilgub, Ajak Warga Sulsel Ubah Nasib

Pilgub Sulsel

Makassar, Trotoar.id – Penampilan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DiA), melawan pasangan nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi, dalam Debat Kedua Pilgub Sulsel pada Minggu (10/11) menjadi sorotan publik.

Salah satu dukungan kuat datang dari tokoh masyarakat Toraja, Prof. Dr. Ir. Daud Malamassam, M.Agr., yang menilai bahwa pasangan DiA menunjukkan performa yang lebih unggul.

“Debat Kedua Pilgub Sulsel telah usai dengan kemenangan telak bagi pasangan DiA. Closing statement mereka sangat solid, jelas, dan menyentuh seluruh isu penting yang dihadapi Sulsel,” ujar Prof. Daud pada Senin (11/11/2024).

Prof. Daud mengungkapkan bahwa Danny Pomanto menunjukkan pemahaman mendalam mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Terlihat jelas bagaimana Pak Danny sangat memahami setiap aspek kehidupan masyarakat Sulsel. Ini yang membuat saya yakin bahwa pilihan yang tepat untuk perubahan adalah pasangan DiA,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Daud mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk menggunakan kesempatan pemilihan ini sebagai momen untuk mengubah nasib Sulsel ke arah yang lebih baik dengan memilih pasangan nomor 1.

“Jika masyarakat Sulsel ingin melihat perubahan signifikan, maka pilihan mereka harus pada pasangan DiA. Saya berharap masyarakat dapat menggunakan akal sehat dalam menentukan pilihan pada 27 November 2024 nanti,” tegas Prof. Daud.

Prof. Daud juga membagikan pandangan yang diperolehnya dari kerabat dan warga yang menonton debat.

Menurut mereka, Danny-Azhar tampil seperti seorang pengajar yang berwibawa, sedangkan pasangan lain terlihat kurang matang.

“Orang-orang yang saya ajak bicara tentang debat mengatakan bahwa Pak Danny bagaikan guru yang sedang mengajarkan materi kepada muridnya.

Jadi, kalau ada yang berpendapat berbeda, kemungkinan besar orang itu tidak menonton debat atau tidak paham substansi yang dibahas,” ujarnya.

Prof. Daud berharap bahwa momentum debat ini akan menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang benar-benar memiliki visi dan pemahaman luas tentang Sulawesi Selatan.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Ketua DPRD Sulsel Hadiri Sertijab Danlanud Sultan Hasanuddin

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan ramah tamah…

4 jam ago

Reses di Pampang, Warga Curhat ke Hj Umiyati Soal Sapi Berkeliaran

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, kembali melaksanakan reses masa persidangan ketiga…

4 jam ago

Apresiasi Program P2P, Wabup Edy Manaf Ajak Peserta Jadi Agen Demokrasi

Bulukumba, Trotoar.id – Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif…

4 jam ago

Pemkab Luwu Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah melalui Program MASSIPA’NA

LUWU , TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong inovasi di bidang lingkungan melalui program…

4 jam ago

Reses Odhika di Tamalanrea–Biringkanaya, Warga Soroti Sampah hingga UMKM

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan kembali melaksanakan reses ketiga masa…

4 jam ago

Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menghadirkan inovasi…

4 jam ago

This website uses cookies.