Pilgub Sulsel

Tokoh Toraja Prof Daud: Danny-Azhar Unggul di Debat Pilgub, Ajak Warga Sulsel Ubah Nasib

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 11 November 2024 23:42

Tokoh Toraja Prof Daud: Danny-Azhar Unggul di Debat Pilgub, Ajak Warga Sulsel Ubah Nasib

Makassar, Trotoar.id – Penampilan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DiA), melawan pasangan nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati Rusdi, dalam Debat Kedua Pilgub Sulsel pada Minggu (10/11) menjadi sorotan publik.

Salah satu dukungan kuat datang dari tokoh masyarakat Toraja, Prof. Dr. Ir. Daud Malamassam, M.Agr., yang menilai bahwa pasangan DiA menunjukkan performa yang lebih unggul.

“Debat Kedua Pilgub Sulsel telah usai dengan kemenangan telak bagi pasangan DiA. Closing statement mereka sangat solid, jelas, dan menyentuh seluruh isu penting yang dihadapi Sulsel,” ujar Prof. Daud pada Senin (11/11/2024).

Prof. Daud mengungkapkan bahwa Danny Pomanto menunjukkan pemahaman mendalam mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Terlihat jelas bagaimana Pak Danny sangat memahami setiap aspek kehidupan masyarakat Sulsel. Ini yang membuat saya yakin bahwa pilihan yang tepat untuk perubahan adalah pasangan DiA,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Daud mengajak masyarakat Sulawesi Selatan untuk menggunakan kesempatan pemilihan ini sebagai momen untuk mengubah nasib Sulsel ke arah yang lebih baik dengan memilih pasangan nomor 1.

“Jika masyarakat Sulsel ingin melihat perubahan signifikan, maka pilihan mereka harus pada pasangan DiA. Saya berharap masyarakat dapat menggunakan akal sehat dalam menentukan pilihan pada 27 November 2024 nanti,” tegas Prof. Daud.

Prof. Daud juga membagikan pandangan yang diperolehnya dari kerabat dan warga yang menonton debat.

Menurut mereka, Danny-Azhar tampil seperti seorang pengajar yang berwibawa, sedangkan pasangan lain terlihat kurang matang.

“Orang-orang yang saya ajak bicara tentang debat mengatakan bahwa Pak Danny bagaikan guru yang sedang mengajarkan materi kepada muridnya.

Jadi, kalau ada yang berpendapat berbeda, kemungkinan besar orang itu tidak menonton debat atau tidak paham substansi yang dibahas,” ujarnya.

Prof. Daud berharap bahwa momentum debat ini akan menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang benar-benar memiliki visi dan pemahaman luas tentang Sulawesi Selatan.

Penulis : Upoq

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen20 Mei 2026 18:47
Ketua DPRD Sulsel Hadiri Sertijab Danlanud Sultan Hasanuddin
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A Rachmatika Dewi, menghadiri kegiatan ramah tamah dalam rangka Serah Terima Jabatan (S...
Parlemen20 Mei 2026 18:46
Reses di Pampang, Warga Curhat ke Hj Umiyati Soal Sapi Berkeliaran
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, kembali melaksanakan reses masa persidangan ketiga tahun anggaran 2025–2026 di Kelu...
Daerah20 Mei 2026 18:43
Apresiasi Program P2P, Wabup Edy Manaf Ajak Peserta Jadi Agen Demokrasi
Bulukumba, Trotoar.id – Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digel...
Daerah20 Mei 2026 18:41
Pemkab Luwu Dorong Inovasi Pengelolaan Sampah melalui Program MASSIPA’NA
LUWU , TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong inovasi di bidang lingkungan melalui program pengelolaan sampah organik bertajuk MASSI...