Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Tancap Gas Perbaiki Sistem Pemerintahan Pasca-Cuti Kampanye

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 25 November 2024 13:48

Wali Kota Makassar Tancap Gas Perbaiki Sistem Pemerintahan Pasca-Cuti Kampanye

Makassar, Trotoar id — Setelah dua bulan cuti untuk kampanye, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, kembali memimpin pemerintahan dengan fokus pada perbaikan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (25/11/2024), Danny—sapaan akrabnya—menegaskan pentingnya mengembalikan ritme pemerintahan yang dinilai mengalami stagnasi selama ia tidak aktif.

Danny menyebut, beberapa program strategis yang sebelumnya berjalan lancar kini terlihat terhenti. Salah satu isu utama yang disoroti adalah pengelolaan sampah.

“Sampah-sampah menumpuk di rumah warga selama dua bulan. Motor pengangkut rusak, padahal anggaran sudah disiapkan. Ini benar-benar tidak berjalan. Kasihan masyarakat,” ujar Danny dengan nada tegas.

Ia menduga ada upaya tertentu yang sengaja melemahkan roda pemerintahan selama cutinya.

Namun, Danny menegaskan bahwa alasan apa pun tidak dapat menjadi pembenaran atas penghentian program yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Jangan korbankan kenyamanan rakyat. Semua program yang pro-rakyat harus kembali diaktifkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danny menekankan akan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja OPD, camat, dan lurah.

Ia meminta seluruh jajaran bekerja maksimal untuk mengembalikan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat.

Selain fokus pada pemulihan kinerja pemerintahan, Danny juga memberikan arahan khusus terkait netralitas menjelang pemilu serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Kota Makassar, yang dikategorikan sebagai daerah rawan, diminta menjadi contoh penyelenggaraan pemilu yang damai dan bersih.

“Saya minta semua ASN bekerja netral dan tidak memihak. Kita harus menunjukkan bahwa Makassar mampu menjadi penyelenggara pemilu yang baik,” tegas Danny.

Ia juga meminta setiap kelurahan dan lorong dijaga selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi pelanggaran seperti serangan fajar.

Selain itu, Danny mengajak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk aktif memastikan kelancaran pemilu.

“Bawaslu harus tegas. Jangan ada pembiaran terhadap pelanggaran,” tambahnya.

Dengan langkah cepat ini, Danny berharap kinerja pemerintahan Kota Makassar kembali stabil, sehingga pelayanan publik dapat berjalan optimal, dan pemilu serentak mendatang berlangsung aman serta kondusif

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Agustus 2026 17:57
Formatur Rampungkan 80 Persen Struktur DPD I Golkar Sulsel, Keterwakilan Perempuan Jadi Prioritas
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menuntaskan ...
Politik01 Agustus 2026 17:11
Struktur DPD I Golkar Sulsel Hampir Rampung, Ilham Arief Sirajuddin Pastikan Keterwakilan 30 Persen Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mengebut finalisasi struktur organisasi untuk...
Parlemen01 Agustus 2026 17:07
Andi Iwan Darmawan Aras Tinjau Pembangunan Stadion Sudiang, Target Rampung 2027
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meninjau langsung progres pembangunan Stadion Sudiang di Makassar...
Metro01 Agustus 2026 16:04
Dari Halaman Rumah, Gerakan Pak Udin Menginspirasi Makassar Kelola Sampah Organik
Makassar, Trotoar.id – Di tengah padatnya permukiman Kota Makassar, sebuah rumah sederhana membuktikan bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari...