Categories: Metro

Pemerintah Pusat Dukung Ketahanan Pangan Sulsel

DPRD Sulsel

Oleh: Sufriadi Arif, S.Pd.I, M.Si
(Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fraksi PPP)

Trotoar.id –– Sulawesi Selatan (Sulsel) telah lama menjadi salah satu tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Dalam lima tahun terakhir, provinsi ini konsisten berada di peringkat tiga besar nasional sebagai daerah penyokong pangan terbaik.

Data tahun 2024 menunjukkan, produksi gabah kering giling di Sulsel mencapai 5,3 juta ton, yang setara dengan 3 juta ton beras.

Dengan kebutuhan beras masyarakat Sulsel hanya sekitar 1 juta ton, provinsi ini mencatat surplus sebesar 2 juta ton.

Kondisi ini menegaskan pentingnya perhatian khusus dari Pemerintah Pusat untuk menjaga peran strategis Sulsel sebagai penyangga utama kebutuhan pangan nasional.

Pemerintah Pusat melalui berbagai kebijakannya berkomitmen untuk memperkuat daerah dengan potensi produksi pangan tinggi, termasuk Sulsel.

Salah satu langkah yang tengah didorong adalah pembentukan kelompok tani di wilayah-wilayah sentra produksi pangan.

Dalam audiensi bersama Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, di Jakarta, Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Bapak Mardiono, mengungkapkan bahwa pemerintah sedang melakukan kajian komprehensif.

Hasil kajian ini akan menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan yang lebih spesifik guna mendukung daerah-daerah di Sulsel yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

Kabupaten Wajo dan Soppeng menjadi perhatian utama karena kontribusi signifikan mereka dalam sektor pertanian dan perikanan.

Kabupaten Wajo, misalnya, mencatat produksi padi hampir 1 juta ton pada tahun 2023, yang menyumbang 24% dari total produksi padi Sulsel.

Sementara itu, Soppeng juga menunjukkan peningkatan signifikan di sektor pertanian dan perikanan dalam beberapa tahun terakhir. Kontribusi kedua kabupaten ini menjadi penopang utama keberhasilan Sulsel dalam menciptakan kedaulatan pangan.

Mardiono menegaskan pentingnya kebijakan strategis yang mendukung daerah seperti Sulsel dalam menghadapi tantangan ketidakpastian global.

Swasembada pangan harus menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhan masyarakat Indonesia terpenuhi.

Dengan demikian, Indonesia dapat mencapai kedaulatan dan kemandirian pangan, yang menjadi pilar penting menuju negara yang adil dan makmur.

Sulsel, dengan keunggulan dan kontribusinya yang konsisten, menjadi harapan besar dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran…

14 jam ago

Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan…

14 jam ago

Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis…

15 jam ago

Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern…

15 jam ago

Wabup Sidrap Buka PIAUD Expo II, Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Islami Sejak Dini

SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, resmi membuka kegiatan Pendidikan Islam Anak…

15 jam ago

Turnamen Gel Blaster Sidrap Dorong Ekonomi Lokal, Bupati Tekankan Peran UMKM

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi membuka Turnamen Gel Blaster…

16 jam ago

This website uses cookies.