Uang Palsu

Polisi Tetapkan 15 Tersangka UPAL, Dua Merupakan ASN Sulbar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 17 Desember 2024 10:51

Polisi Tetapkan 15 Tersangka UPAL, Dua Merupakan ASN Sulbar

Gowa, Trotoar.id – Kepolisian Resort (Polres) Gowa berhasil membongkar kasus produksi dan peredaran uang palsu yang beroperasi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Dalam pengungkapan ini, sebanyak 15 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan sembilan di antaranya telah diamankan.

Kapolres Gowa, AKBP Ronald TS Simanjuntak, menyampaikan bahwa lima tersangka lainnya masih dalam perjalanan menuju Gowa dari wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, dan Wajo, Sulawesi Selatan.

“Saat ini, kami sudah menahan sembilan tersangka. Lima lainnya sedang dalam perjalanan,” ujar AKBP Ronald dalam keterangan pers, Senin (16/12/2024).

Baca Juga  Tersangka UPAL, Syahruna: Untuk Cetak Sempurna UPAL, Ada 19 Tahapan

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi mengungkap fakta bahwa dua dari tersangka yang diamankan di Sulawesi Barat merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar.

Salah satunya bahkan menjabat sebagai Pejabat Eselon II di Sekretariat DPRD Sulawesi Barat.

Kasus ini bermula dari temuan transaksi uang palsu senilai Rp 500 ribu di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, pada awal Desember 2024.

Baca Juga  Penyidik Polres Gowa Periksa Anhar Hingga Subuh Terkait Kasus Uang Palsu

Penyelidikan yang dilakukan oleh tim Polres Gowa kemudian mengarah pada pengungkapan lebih besar, dengan ratusan juta uang palsu ditemukan di kampus UIN Alauddin Makassar.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang palsu senilai Rp 446,7 juta dalam pecahan Rp 100 ribu.

Selain itu, turut diamankan satu unit mesin pencetak uang yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu di dalam kampus.

AKBP Ronald menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan lebih luas dan keterlibatan pihak lain.

Baca Juga  Sarifuddin Suddin Desak Kejaksaan Tangkap Putri Anton Obey

Polres Gowa akan menggandeng sejumlah pihak terkait, termasuk Bank Indonesia, BNI, dan BRI, untuk membantu pengusutan lebih mendalam.

“Kasus ini masih dalam proses pengembangan, dan kami akan memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambah AKBP Ronald.

Rencananya, kasus ini akan dirilis secara resmi oleh Polda Sulawesi Selatan setelah penyelidikan lanjutan dan pengumpulan informasi lebih lanjut.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...