Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Kunjungi Fasilitas Dekarbonisasi di Jepang, Pelajari Teknologi Metanasi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 24 Januari 2025 19:46

Wali Kota Makassar Kunjungi Fasilitas Dekarbonisasi di Jepang, Pelajari Teknologi Metanasi

Osaka, Jepang – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, melakukan kunjungan ke tiga fasilitas teknologi dekarbonisasi di Osaka, Jepang, pada Jumat (24/01/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari teknologi terbaru dalam upaya mengurangi emisi karbon, khususnya teknologi Metanasi, yang dikembangkan sebagai solusi energi ramah lingkungan.

Metanasi merupakan teknologi yang mensintesis metana—komponen utama gas alam—dari hidrogen dan CO₂. Gas yang dihasilkan, dikenal sebagai e-metana, bersifat netral karbon karena jumlah CO₂ yang digunakan dalam proses produksinya setara dengan jumlah CO₂ yang dilepaskan saat pembakaran.

Teknologi ini diharapkan menjadi alternatif bahan bakar fosil yang lebih ramah lingkungan.

Hari ini saya mendapat kesempatan untuk melihat langsung perkembangan teknologi dekarbonisasi di Jepang. Kami mengunjungi tiga fasilitas utama yang berperan dalam pengembangan metanasi,” ujar Danny Pomanto.

Tiga fasilitas yang dikunjungi yaitu:

  1. Fasilitas Metanasi SOEC, yang berfokus pada produksi e-metana menggunakan elektrolisis oksida padat.
  2. Fasilitas Biometanasi, yang mengolah limbah organik menjadi biogas berbasis metana.
  3. Fasilitas Metanasi Sabatier, yang menggunakan reaksi Sabatier untuk mengkonversi CO₂ dan hidrogen menjadi metana sintetis.

Menurut Danny, teknologi ini dapat diterapkan di Makassar sebagai bagian dari inisiatif Low Carbon City yang sedang dijalankan.

Ia menilai bahwa penggunaan e-metana berpotensi mengurangi emisi karbon serta memanfaatkan infrastruktur gas kota yang sudah ada.

Makassar berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya dekarbonisasi. Kami terus mencari inovasi yang dapat diterapkan untuk menurunkan emisi CO₂ di kota kami,” jelasnya.

Kunjungan ini juga sejalan dengan visi Danny Pomanto dalam menerapkan kebijakan Kota Rendah Karbon (Low Carbon City) di Makassar.

Ia menegaskan bahwa ada empat langkah utama yang dirumuskan Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung program ini:

  1. Revisi Penataan Ruang untuk mewujudkan kota yang lebih hijau, cerdas, dan layak huni.
  2. Penerapan Teknologi Hijau di sektor air, energi, transportasi, industri, dan pengelolaan limbah.
  3. Gerakan Dekarbonisasi dan Oksigenasi, seperti penghijauan, pengembangbiakan karang, serta konservasi bakau.
  4. Perubahan Perilaku Sosial, melalui mitigasi dan adaptasi, termasuk program “gang wisata” berbasis lingkungan.

Danny menegaskan bahwa posisi geografis Makassar yang berada di tepi laut dan dilalui dua sungai besar menjadikannya rentan terhadap perubahan iklim.

Oleh karena itu, langkah-langkah dekarbonisasi harus segera diimplementasikan.

Jika tidak ada langkah konkret, Makassar berisiko menghadapi cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga badai besar. Inilah alasan utama kami serius menjalankan program Kota Rendah Karbon,” tegasnya.

Diketahui, sebelumnya Danny Pomanto menjadi satu-satunya kepala daerah dari Indonesia yang diundang sebagai pembicara dalam seminar

“On City to City Collaboration for Zero Carbon Society 2025, yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang pada Kamis (23/01/2025).

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 September 2026 23:40
Di Tengah Kemarau El Nino, Petani Sidrap Panen 9 Ton Gabah dari 68 Are, Bupati: Bukti Keuletan Petani
SIDRAP, Trotoar.id —Kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untu...
Metro02 September 2026 23:36
Lama Tak Produktif, Munafri Siapkan Transformasi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Pertanian-Peternakan Terintegrasi
MAKASSAR, Trotoar.id —Pemerintah Kota Makassar menyiapkan transformasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawas...
Metro02 September 2026 23:33
Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Targetkan Los Pedagang Kembali Dipakai 2–3 Minggu
MAKASSAR, Trotoar.id—Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, setelah...
Metro02 September 2026 23:06
Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, 200 Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni
MAKASSAR, Trotoar.id — Wajah kawasan permukiman padat di tepian Sungai Buloa perlahan berubah. Rumah-rumah sederhana yang sebelumnya terlihat kusam ...