Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Kunjungi Dua Pasar Tradisional, Rencanakan Pembenahan dengan Sistem Hanggar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 01 Maret 2025 18:47

Wali Kota Makassar Kunjungi Dua Pasar Tradisional, Rencanakan Pembenahan dengan Sistem Hanggar

MAKASSAR,, TROTOAR.ID – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, mengunjungi dua pasar tradisional di Kota Makassar, yaitu Pasar Terong dan Pasar Pabaeng-baeng, pada Jumat (1/3/2025).

Dalam kunjungan ini, Appi didampingi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Selain itu, mereka juga menyempatkan diri untuk meninjau Gudang Bulog guna memastikan ketersediaan stok beras.

Setelah meninjau Pasar Terong, Appi melanjutkan kunjungannya ke Pasar Pabaeng-baeng.

Fokus utama dalam kunjungan kali ini adalah memantau kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok di kedua pasar tersebut. Appi menyusuri setiap lapak pedagang untuk memeriksa langsung harga-harga kebutuhan pokok.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga bahan pangan pada umumnya masih stabil. Namun, ia mencatat adanya kenaikan harga cabai rawit yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk membandingkan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional di Makassar.

Secara umum, harga masih relatif stabil, meskipun ada sedikit kenaikan pada harga cabai merah yang melonjak dari Rp35.000 per kilogram menjadi Rp75.000 per kilogram. Ini perlu kami antisipasi,” ujar Appi.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan melakukan intervensi untuk mengatasi permasalahan ini.

Selain harga bahan pangan, Appi turut mengamati kondisi infrastruktur pasar yang masih banyak memerlukan pembenahan.

Banyak pasar di Makassar yang belum dikelola dengan baik, sehingga berdampak pada kenyamanan dan kelancaran aktivitas perdagangan.

“Kondisi pasar saat ini masih belum terkelola dengan baik, termasuk masalah perparkiran yang semrawut dan saluran sanitasi yang kurang memadai. Jika banjir, tentu warga akan enggan datang ke pasar. Kami harus membenahi ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pasar,” jelas Appi.

Menurutnya, esensi pasar adalah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi pertemuan antara penjual dan pembeli.

Oleh karena itu, diperlukan sarana dan prasarana yang mendukung untuk menciptakan pasar yang tertata dengan baik.

“Semakin aman dan nyaman pasar, semakin banyak orang yang datang. Ini akan menguntungkan pedagang karena meningkatkan volume penjualan. Ini adalah salah satu program utama kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, Appi juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Makassar untuk mengembangkan pasar modern.

Salah satu konsep yang sedang dipertimbangkan adalah pembangunan pasar dengan sistem hanggar, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang.

“Saat ini, pembangunan pasar di Makassar masih sangat terbatas. Ke depan, kami akan melakukan survei lebih mendalam untuk menentukan pasar mana yang bisa menjadi proyek percontohan pasar dengan sistem hanggar,” tambah Appi.

Ia juga memastikan bahwa pengelolaan pasar akan lebih difokuskan pada efisiensi operasional, guna memastikan pasar tradisional di Makassar dapat berkembang dan bersaing dengan pasar modern.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 September 2026 23:40
Di Tengah Kemarau El Nino, Petani Sidrap Panen 9 Ton Gabah dari 68 Are, Bupati: Bukti Keuletan Petani
SIDRAP, Trotoar.id —Kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untu...
Metro02 September 2026 23:36
Lama Tak Produktif, Munafri Siapkan Transformasi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Pertanian-Peternakan Terintegrasi
MAKASSAR, Trotoar.id —Pemerintah Kota Makassar menyiapkan transformasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawas...
Metro02 September 2026 23:33
Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Targetkan Los Pedagang Kembali Dipakai 2–3 Minggu
MAKASSAR, Trotoar.id—Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, setelah...
Metro02 September 2026 23:06
Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, 200 Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni
MAKASSAR, Trotoar.id — Wajah kawasan permukiman padat di tepian Sungai Buloa perlahan berubah. Rumah-rumah sederhana yang sebelumnya terlihat kusam ...