Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi JKN, Targetkan 80% Kepesertaan Aktif

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 27 Maret 2025 14:22

Wali Kota Makassar dan BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi JKN, Targetkan 80% Kepesertaan Aktif

Makassar, Trotoar.id– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Makassar, Muhammad Aras, di ruang rapat wali kota pada Rabu (26/3/2025).

Pertemuan ini membahas optimalisasi kepesertaan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan strategi untuk meningkatkan jumlah peserta aktif hingga mencapai target minimal 80% pada tahun 2025.

Dalam paparannya, Muhammad Aras mengungkapkan bahwa dari total 1,48 juta penduduk Makassar, sebanyak 1,46 juta orang (98,9%) telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 203 ribu peserta dibiayai oleh Pemerintah Kota Makassar, sementara 291 ribu lainnya mendapat subsidi dari pemerintah pusat.

Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya angka kepesertaan aktif.

Saat ini, hanya 79% peserta yang statusnya aktif, artinya masih ada peserta yang tidak membayar iuran secara rutin.

“Diharapkan pada tahun 2025, minimal 80% peserta harus aktif agar program ini tetap berjalan optimal,” jelas Aras.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemkot dalam mendukung keberlanjutan program JKN.

Menurutnya, strategi edukasi dan sosialisasi harus diperkuat agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif.

“Kami akan mengintensifkan sosialisasi melalui berbagai media, termasuk media sosial, pertemuan warga, dan kerja sama dengan fasilitas kesehatan. Kami juga akan mengkaji kemungkinan dukungan tambahan bagi kelompok rentan serta skema insentif bagi peserta mandiri agar mereka lebih mudah memenuhi kewajiban iurannya,” kata Munafri.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perbaikan sistem administrasi agar data kepesertaan tetap valid. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kendala akses layanan kesehatan akibat data yang tidak diperbarui.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, turut menyoroti kendala yang sering dialami peserta BPJS Kesehatan, terutama terkait tunggakan iuran akibat perubahan status keluarga.

“Banyak masyarakat yang mengeluhkan tunggakan BPJS Kesehatan setelah bercerai. Mereka tidak segera memperbarui data Kartu Keluarga, sehingga iuran tetap mengacu pada data lama. Akibatnya, muncul kebingungan mengenai siapa yang harus membayar iuran,” ujarnya.

Aliyah menegaskan bahwa diperlukan mekanisme pembaruan data yang lebih jelas agar perceraian dan perubahan status keluarga tidak menghambat akses terhadap layanan kesehatan.

Munafri berharap dengan sinergi antara Pemkot Makassar dan BPJS Kesehatan, target minimal 80% peserta aktif dapat tercapai pada 2025.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Makassar dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan tanpa hambatan administratif. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kota ini,” tutupnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 September 2026 23:40
Di Tengah Kemarau El Nino, Petani Sidrap Panen 9 Ton Gabah dari 68 Are, Bupati: Bukti Keuletan Petani
SIDRAP, Trotoar.id —Kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untu...
Metro02 September 2026 23:36
Lama Tak Produktif, Munafri Siapkan Transformasi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Pertanian-Peternakan Terintegrasi
MAKASSAR, Trotoar.id —Pemerintah Kota Makassar menyiapkan transformasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawas...
Metro02 September 2026 23:33
Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Targetkan Los Pedagang Kembali Dipakai 2–3 Minggu
MAKASSAR, Trotoar.id—Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, setelah...
Metro02 September 2026 23:06
Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, 200 Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni
MAKASSAR, Trotoar.id — Wajah kawasan permukiman padat di tepian Sungai Buloa perlahan berubah. Rumah-rumah sederhana yang sebelumnya terlihat kusam ...