Pemkot Makassar

Keributan di Lapangan Karebosi Saat Salat Idulfitri, Kesra Pemkot Makassar Beri Penjelasan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 31 Maret 2025 21:35

Keributan di Lapangan Karebosi Saat Salat Idulfitri, Kesra Pemkot Makassar Beri Penjelasan

Makassar, Trotoar.id – Keributan yang terjadi di Lapangan Karebosi, Makassar, saat pelaksanaan Salat Idulfitri menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Insiden ini melibatkan panitia dan sejumlah jemaah, yang diduga dipicu oleh akses jalan bagi jemaah wanita yang tertutup oleh jemaah pria.

Dikutip dari @infopemkotmakassar, kabag Kesra Kota Makassar, Mohammad Syarief, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika sejumlah jemaah pria enggan berpindah dari jalur yang seharusnya diperuntukkan bagi jemaah wanita.

Meski telah diingatkan oleh panitia, mereka tetap bertahan di lokasi tersebut.

“Saya sudah mengarahkan agar jalur untuk wanita diperhatikan, tetapi jemaah tersebut tetap duduk di sana dengan alasan sudah terlanjur,” ujar Syarief saat dikonfirmasi oleh Info Pemkot Makassar.

Menurutnya, pria yang mengenakan baju koko putih yang terlihat dalam video viral merupakan panitia Salat Id di Lapangan Karebosi.

Tugas mereka adalah memastikan pengaturan jemaah agar tertib dan tidak bercampur antara saf laki-laki dan perempuan.

“Kami ingin semua pihak saling menghargai pelaksanaan Salat Id. Panitia sudah bekerja sejak malam sebelumnya untuk mengatur saf agar tertib dan sesuai aturan,” tambahnya.

Sementara itu, Ustaz Ali, salah satu panitia yang terlibat dalam keributan tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya dengan sabar meminta jemaah untuk berpindah.

Namun, situasi mulai memanas ketika seorang jemaah berbaju hitam bersikap konfrontatif.

“Sebelum muncul jemaah berbaju koko pink dalam video, ada jemaah berbaju hitam yang lebih dulu menunjuk-nunjuk dan berbicara tidak sopan. Sayangnya, video yang beredar hanya menampilkan sebagian kejadian,” jelas Ali.

Ia menambahkan bahwa insiden tersebut seharusnya tidak diperbesar dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Setelah salat, saya sudah menemui jemaah yang bersangkutan dan saling meminta maaf. Saya berharap ke depannya kita bisa lebih menghargai satu sama lain,” tutupnya.

Penulis : ***

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 September 2026 23:40
Di Tengah Kemarau El Nino, Petani Sidrap Panen 9 Ton Gabah dari 68 Are, Bupati: Bukti Keuletan Petani
SIDRAP, Trotoar.id —Kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untu...
Metro02 September 2026 23:36
Lama Tak Produktif, Munafri Siapkan Transformasi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Pertanian-Peternakan Terintegrasi
MAKASSAR, Trotoar.id —Pemerintah Kota Makassar menyiapkan transformasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawas...
Metro02 September 2026 23:33
Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Targetkan Los Pedagang Kembali Dipakai 2–3 Minggu
MAKASSAR, Trotoar.id—Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, setelah...
Metro02 September 2026 23:06
Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, 200 Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni
MAKASSAR, Trotoar.id — Wajah kawasan permukiman padat di tepian Sungai Buloa perlahan berubah. Rumah-rumah sederhana yang sebelumnya terlihat kusam ...