Makassar, Trotoar.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Pimpinan pada Selasa (8/4), bertempat di ruang rapat pimpinan.
Rapat ini dibagi dalam dua sesi dengan agenda utama membahas tindak lanjut surat dari Gubernur Sulawesi Selatan serta sejumlah isu strategis terkait kinerja kelembagaan DPRD.
Pada sesi pertama, pimpinan DPRD melakukan konsultasi internal terkait surat gubernur yang memuat konsep Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulsel Tahun 2025–2029.
Pembahasan juga mencakup berbagai hal penting lainnya yang mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi kedewanan.
Memasuki sesi kedua, pimpinan kembali mendalami materi RPJMD guna memperkuat posisi dan sikap kelembagaan DPRD dalam menyikapi arah pembangunan jangka menengah provinsi.
Tak hanya itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi serta menyesuaikan jadwal kegiatan DPRD Sulsel selama bulan April 2025, menyesuaikan dinamika agenda pemerintahan yang terus berkembang.
Ketua DPRD Provinsi Sulsel menegaskan, rapat pimpinan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesinambungan perencanaan pembangunan daerah yang selaras dengan visi pemerintahan daerah.
Selain itu, forum ini juga penting untuk menjaga efektivitas serta efisiensi pelaksanaan program kerja lembaga legislatif.
“Rapat ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi dalam menyusun arah pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan pelaksanaan rapat ini, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel, sekaligus menyiapkan landasan yang kuat bagi pelaksanaan RPJMD lima tahun ke depan.




Komentar