Lantamal IV

Mudik Gunakan Perahu Tradisional, Prajurit TNI AL Selamatkan Nelayan yang Terapung di Laut Maros

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 11 April 2025 16:22

Mudik Gunakan Perahu Tradisional, Prajurit TNI AL Selamatkan Nelayan yang Terapung di Laut Maros

Maros, Trotoar.id – Niat mudik seorang prajurit TNI AL berubah menjadi aksi heroik saat dirinya menyelamatkan seorang nelayan muda yang terapung di tengah laut akibat perahunya bocor.

Kejadian ini berlangsung di perairan sekitar Gusung Lajolo, sekitar 6 mil laut dari kawasan wisata Lantebung, Kabupaten Maros, Jumat (11/04/2025).

Adalah Kelasi Satu Zulkifli, prajurit dari Satuan Patroli (Satrol) Lantamal VI, yang tengah dalam perjalanan pulang kampung ke Desa Bontomatenne, Maros, menggunakan perahu tradisional.

Ia memilih jalur laut karena lebih singkat dibandingkan jalur darat.

“Saat melintas di sekitar Gusung Lajolo, saya melihat seseorang melambai minta tolong. Ternyata seorang nelayan terombang-ambing karena perahunya bocor,” ujar Zulkifli.

Nelayan tersebut diketahui bernama Risal, remaja berusia 17 tahun asal Bonto Biraeng, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.

Saat itu, Risal tengah memasang pukat jaring ketika perahunya tiba-tiba mengalami kebocoran parah. Ia pun segera membalikkan perahunya agar bisa mengapung sambil menunggu pertolongan.

Melihat situasi genting dan tak ada kapal lain di sekitar lokasi, Zulkifli segera mendekat dan terjun ke laut untuk menyelamatkan korban.

“Waktu itu tidak ada pelampung. Saya langsung melepas seragam PDL TNI AL saya, menggembungkannya, lalu saya berikan ke korban agar bisa mengapung,” jelas Zulkifli.

Setelah berhasil menarik korban naik ke perahunya, Zulkifli memberikan pertolongan pertama semampunya, lalu menarik perahu korban ke daratan terdekat untuk mendapatkan bantuan medis lebih lanjut.

Aksi penyelamatan ini menuai pujian dari masyarakat setempat dan menunjukkan dedikasi prajurit TNI AL tidak hanya dalam tugas, tetapi juga saat di luar dinas sekalipun.

“Ini bentuk nyata kepedulian TNI AL kepada masyarakat, bahkan saat sedang cuti lebaran,” ujar salah satu tokoh masyarakat di Maros.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 September 2026 23:40
Di Tengah Kemarau El Nino, Petani Sidrap Panen 9 Ton Gabah dari 68 Are, Bupati: Bukti Keuletan Petani
SIDRAP, Trotoar.id —Kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untu...
Metro02 September 2026 23:36
Lama Tak Produktif, Munafri Siapkan Transformasi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Pertanian-Peternakan Terintegrasi
MAKASSAR, Trotoar.id —Pemerintah Kota Makassar menyiapkan transformasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawas...
Metro02 September 2026 23:33
Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Targetkan Los Pedagang Kembali Dipakai 2–3 Minggu
MAKASSAR, Trotoar.id—Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat memulihkan aktivitas perdagangan di Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, setelah...
Metro02 September 2026 23:06
Pemkot Makassar Tata Permukiman Buloa, 200 Rumah Kumuh Disulap Jadi Kampung Warna-Warni
MAKASSAR, Trotoar.id — Wajah kawasan permukiman padat di tepian Sungai Buloa perlahan berubah. Rumah-rumah sederhana yang sebelumnya terlihat kusam ...