Makassar, Trotoar.id – Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan kembali ramai dengan lantunan ayat suci dan zikir.
Kegiatan taklim rutin yang sempat terhenti kini dihidupkan kembali oleh Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, sebagai bentuk komitmennya dalam menguatkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya kaum ibu penggerak majelis taklim.
Puluhan ibu dari berbagai kecamatan di Makassar memadati area rumah jabatan, Kamis (24/4), mengikuti kegiatan pengajian yang dimulai sejak sore hari.
Hadir pula pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Makassar, yang turut menjadi motor penggerak kegiatan ini.
Agenda dimulai dengan zikir bersama menggunakan wirid Al-Ma’tsurat, disusul ceramah agama oleh Ustaz Aman Hamzah yang mengangkat tema pentingnya menjaga semangat belajar agama sepanjang hayat. Kegiatan ditutup dengan tadarus surat Al-Kahfi hingga waktu Magrib tiba.
Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi menyampaikan bahwa taklim rutin ini bukan sekadar wadah ibadah, tetapi juga menjadi sarana bertumbuh dalam keimanan dan keilmuan, serta sebagai langkah nyata dalam memberantas buta aksara hijaiyah.
“Belajar tidak ada batasnya. Taklim ini menjadi tempat kita tumbuh bersama, membangun karakter, memperkuat iman, dan memperluas ilmu. Sebagai bagian dari LPTQ, kita punya tanggung jawab melahirkan generasi Qur’ani, dan semua dimulai dari sini,” ujar Fatmawati.
Ia mengungkapkan bahwa program pemberantasan buta huruf hijaiyah yang pernah ia inisiasi saat menjabat Ketua Tim Penggerak PKK akan kembali diperkuat melalui kolaborasi dengan LPTQ dan jaringan majelis taklim se-Sulsel.
Berdasarkan data Kementerian Agama tahun 2023, masih terdapat lebih dari 21 persen anak usia sekolah di Sulsel yang belum lancar membaca huruf hijaiyah. Kondisi tersebut menurutnya harus menjadi perhatian bersama.
“Lewat peran ibu-ibu majelis taklim, kita bisa menjangkau lebih luas, masuk ke lapisan masyarakat yang belum tersentuh. Insya Allah, kita akan mulai lagi langkah kecil ini dengan niat besar,” tambahnya.
Tak hanya sebagai forum keagamaan, Fatmawati juga ingin agar taklim rutin ini menjadi ruang konsolidasi gerakan ibu-ibu dalam membangun peradaban berbasis Al-Qur’an, terutama di tingkat akar rumput.
“Kami pernah lakukan ini rutin setiap Minggu pagi di Rujab Wakil Wali Kota Makassar dulu. Sekarang kita mulai lagi. Terima kasih sudah hadir dan mohon maaf karena baru bisa aktif kembali. Tapi insya Allah, ke depan kita akan istiqamah,” tutupnya dengan haru.
Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan setiap Kamis sore sebagai agenda rutin di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin bertumbuh dalam ilmu dan iman.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan pentingnya peran riset dan inovasi…
Dorong Penguatan Regulasi Pemajuan Kebudayaan TORUT, TROTOAR.ID – Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa seluruh proses pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA)…
LUWU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program…
WATAMPONE, TROTOAR.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mendorong keterlibatan aktif generasi…
This website uses cookies.