Pemkot Makassar

Pemkot Makassar dan Kemenkumham Perkuat Sinergi Penanganan HAM

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 27 Mei 2025 17:59

Pemkot Makassar dan Kemenkumham Perkuat Sinergi Penanganan HAM

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Selatan menyepakati pentingnya penguatan kolaborasi dalam penanganan isu-isu hak asasi manusia (HAM).

Hal ini mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel, Daniel Rumsowek, ke Balai Kota Makassar, Selasa, 27 Mei 2025.

Ia disambut langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri menegaskan bahwa penyelesaian persoalan HAM tidak dapat dilakukan secara sektoral semata, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Masalah HAM di perkotaan seperti Makassar harus kita hadapi secara kolektif. Butuh kerja sama lintas instansi agar setiap bentuk pelanggaran bisa direspons cepat dan tepat,” ujar Munafri.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen menyediakan ruang partisipatif bagi masyarakat dan lembaga terkait untuk terlibat aktif dalam pengawasan dan penyelesaian isu HAM.

“Kami membuka diri untuk sinergi yang lebih kuat. Harapannya, ada keterbukaan dan kerja sama yang erat agar hak-hak masyarakat benar-benar terlindungi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel, Daniel Rumsowek, yang baru menjabat sejak 19 Maret 2025, menyampaikan kesiapan lembaganya dalam mendukung penegakan HAM di Makassar dan wilayah kerja lainnya yang kini juga mencakup Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kemenkumham hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator, pemantau, sekaligus pencari solusi atas persoalan-persoalan HAM yang dihadapi masyarakat,” jelas Daniel.

Ia menekankan bahwa lembaganya secara aktif menerima dan menindaklanjuti aduan masyarakat terkait pelanggaran HAM serta terus mengevaluasi kinerja pelayanan HAM di berbagai daerah.

“Kami tengah menjalankan sejumlah program prioritas, seperti penyediaan satu juta sertifikat HAM dan pemberian bantuan hukum gratis kepada masyarakat rentan. Tahun ini, target kami mencakup lebih dari seribu penerima manfaat,” ungkapnya.

Menutup pertemuan, Daniel mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan sinergi, memperluas kanal pelaporan masyarakat, serta memperkuat upaya perlindungan hak-hak dasar warga.

“Setiap laporan akan kami tindaklanjuti dengan langkah nyata. Keterbukaan dan kolaborasi adalah kunci perlindungan HAM yang efektif ke depan,” tegasnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 September 2026 18:54
Air Danau Sidenreng Dialirkan ke Sawah, Upaya Sidrap Selamatkan Tanaman Padi dari Kekeringan
SIDRAP, Trotoar.id — Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak mencari sumber air alternatif untuk menj...
Politik04 September 2026 18:44
Gerindra Mulai Siapkan “Pasukan” Politik, Diklat Laskar Diproyeksikan Kawal Pemilu 2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Pertarungan politik menuju Pemilu 2029 memang masih menyisakan waktu. Namun, bagi Partai Gerindra Sulawesi Selatan, persiapan...
Daerah04 September 2026 15:55
Gandeng Kementerian Perindustrian, Sidrap Dorong Kopi Lokal Naik Kelas Lewat Teknologi
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mendorong komoditas kopi lokal naik kelas. Tak hanya mengejar peningkatan...
Metro04 September 2026 15:53
103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, BPJS Apresiasi Kebijakan Appi
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan mendapat apresiasi dari...