Prabowo Subianto

Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung di Kalbar: Menuju Kemandirian Pangan Nasional

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 08 Juni 2025 14:31

Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung di Kalbar: Menuju Kemandirian Pangan Nasional

Bengkayang, Trotoar.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Nasional di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025).

Didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian pangan nasional, khususnya di sektor jagung.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku bersyukur atas capaian luar biasa di sektor pertanian.

Ia menyebut, produksi jagung nasional mengalami lonjakan hampir 50 persen pada kuartal pertama 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hari ini saya merasa bahagia. Kita melihat bukti nyata dari kerja keras para petani, jajaran pemerintah, dan semua pihak yang berjuang mewujudkan ketahanan pangan. Ini bukan hasil yang datang tiba-tiba, tetapi buah dari semangat dan pengabdian,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, dengan rata-rata produksi yang kini mencapai 6 hingga 8 ton per hektare—naik signifikan dari sebelumnya 4 ton—Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menghentikan impor jagung pada 2026.

“Saya diberi jaminan oleh Menteri Pertanian dan Kapolri, tahun depan kita tidak lagi impor jagung. Ini bukan sekadar soal ekonomi, tetapi juga harga diri dan kedaulatan bangsa,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti keberhasilan pertanian Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Saat negara-negara lain kesulitan memenuhi kebutuhan beras, Indonesia justru menunjukkan performa yang mengesankan.

“Kita jangan menjadi bangsa yang sombong, tapi fakta menunjukkan kita telah berhasil menjaga ketersediaan pangan, terutama beras dan jagung,” kata Prabowo.

Keberhasilan ini, menurut Prabowo, tak lepas dari sinergi antarsektor serta pemanfaatan benih unggul lokal dan pupuk organik yang kini makin banyak digunakan petani.

“Benihnya benih kita sendiri, varietas unggul yang kita kembangkan. Petani juga mulai banyak memakai pupuk organik. Ini pertanda kita tak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas,” ujarnya.

Presiden juga memberikan apresiasi kepada berbagai elemen yang terlibat, mulai dari Kementerian Pertanian, Polri, TNI, hingga pemerintah daerah dan pelaku usaha.

“Ini kerja kolektif bangsa. Terima kasih Kapolri, Panglima TNI, Gubernur, Mendag, dan seluruh pihak yang terus mendukung perjuangan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut panen raya ini merupakan simbol keberhasilan kerja bersama. Ia menegaskan bahwa produksi jagung dan beras saat ini dalam kondisi sangat baik.

“Stok beras nasional kita mencapai 4 juta ton—tertinggi dalam 50 tahun terakhir. Ini hasil nyata dari strategi nasional yang terukur,” kata Amran.

Amran juga menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan produksi pangan lain seperti kelapa dan kakao.

Semua upaya ini bertujuan menjamin kesejahteraan petani sekaligus mengamankan ketahanan pangan nasional.

“Insya Allah pangan kita aman. Petani makin semangat, dan kita terus membangun kolaborasi lintas lembaga. Ini adalah mimpi besar Bapak Presiden yang sedang diwujudkan,” tandasnya.

Menutup acara, Presiden Prabowo menegaskan bahwa visi besar pemerintah tak hanya sebatas swasembada, tetapi menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

“Kita ingin menjadi bagian dari solusi global. Ketika banyak negara kesulitan pangan, Indonesia harus hadir sebagai negara yang mampu membantu,” pungkas Presiden.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Agustus 2026 17:57
Formatur Rampungkan 80 Persen Struktur DPD I Golkar Sulsel, Keterwakilan Perempuan Jadi Prioritas
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menuntaskan ...
Politik01 Agustus 2026 17:11
Struktur DPD I Golkar Sulsel Hampir Rampung, Ilham Arief Sirajuddin Pastikan Keterwakilan 30 Persen Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mengebut finalisasi struktur organisasi untuk...
Metro01 Agustus 2026 16:04
Dari Halaman Rumah, Gerakan Pak Udin Menginspirasi Makassar Kelola Sampah Organik
Makassar, Trotoar.id – Di tengah padatnya permukiman Kota Makassar, sebuah rumah sederhana membuktikan bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari...
Metro01 Agustus 2026 16:00
Pilah Sampah Sudah Wajib, Tapi Warga Makassar Masih Bertanya: Sampah Organik Harus Dibuang ke Mana?
Makassar, Trotoar.id — Awal Agustus 2026 menjadi babak baru dalam pengelolaan sampah di Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar mulai menerapkan...