Pemkot Makassar

Menko AHY Tinjau IPAL Losari Makassar, Pemkot Diminta Percepat Sambungan Rumah Tangga

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 10 Juli 2025 17:50

Menko AHY Tinjau IPAL Losari Makassar, Pemkot Diminta Percepat Sambungan Rumah Tangga

Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari, Kamis (10/7/2025).

Kunjungan ini diawali dengan penjemputan AHY oleh Appi-Aliyah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Selain itu, turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel, dan pejabat Pemerintah Kota Makassar.

Di lokasi IPAL, AHY meninjau langsung proses pengolahan limbah domestik — mulai dari tahap penyaringan awal hingga air hasil olahan yang telah aman dikembalikan ke badan air.

Ia menekankan pentingnya keberadaan sistem pengolahan limbah modern seperti IPAL Losari dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di kota-kota besar.

“Saya datang langsung untuk memastikan IPAL Losari berfungsi optimal. Instalasi ini sangat penting untuk pengelolaan limbah rumah tangga dan industri, demi kebersihan dan kesehatan masyarakat,” ujar AHY.

IPAL Losari dibangun di atas lahan seluas 2,3 hektare dan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai proyek mencapai Rp1,2 triliun.

Proyek ini mulai beroperasi sejak diresmikan pada Februari 2024, di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui skema Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

AHY mengungkapkan, meskipun IPAL Losari memiliki kapasitas pengolahan mencapai 14.000–16.000 meter kubik per hari, saat ini baru sekitar 1.200 meter kubik limbah per hari yang tertampung.

“Artinya, utilisasi IPAL ini masih di bawah 10 persen. Bukan karena kapasitasnya kurang, tapi karena sambungan rumah tangga yang masih minim,” jelas AHY, yang juga Ketua Umum Partai Demokrat.

Ia mendorong Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulsel untuk meningkatkan jumlah sambungan limbah dari rumah-rumah warga ke sistem IPAL, sehingga kapasitas instalasi dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Tadi saya dengar, Pak Wali Kota siap mengalokasikan anggaran tahunan untuk memperluas sambungan rumah tangga. Ini langkah konkret dan patut diapresiasi,” katanya.

Menurut AHY, jika cakupan sambungan diperluas, maka dampak positif langsung akan dirasakan oleh masyarakat, terutama dari segi kesehatan lingkungan dan peningkatan kualitas air.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa Pemkot tengah menyusun regulasi pendukung serta menyiapkan skema operasional pengelolaan IPAL, yang ke depan akan dikelola oleh PDAM Kota Makassar.

“Kami serius dalam memaksimalkan fungsi IPAL ini. Bukan hanya menambah sambungan rumah tangga, tetapi juga menyiapkan kebijakan pendukung agar pengelolaannya berjalan efektif,” ujar Munafri.

Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempercepat proses penyambungan dan memastikan keberhasilan proyek IPAL Losari sebagai investasi jangka panjang.

“IPAL Losari bukan hanya proyek infrastruktur, tapi bagian dari peningkatan kualitas hidup warga Makassar ke depan,” lanjutnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi langsung kehadiran Menko AHY sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar di daerah.

“Kunjungan Pak AHY menjadi bukti nyata sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan kota Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Aliyah.

Ia menegaskan bahwa IPAL Losari memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan kota yang semakin padat penduduk dan berkembang sebagai pusat ekonomi.

“Kami yakin, dengan dukungan semua pihak, sambungan rumah tangga bisa diperluas dan pemanfaatan IPAL akan berjalan optimal,” tambahnya.

Aliyah menutup dengan optimisme bahwa kolaborasi lintas sektor ini akan menjadi modal penting untuk menjadikan Makassar sebagai kota unggul, aman, dan inklusif, serta menciptakan dampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Politik31 Agustus 2026 19:24
Menunggu Ketok Palu DPP, Struktur Baru Golkar Sulsel di Bawah IAS Mulai Terkuak
MAKASSAR, Trotoar.id — Struktur kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sir...
Parlemen31 Agustus 2026 18:47
Fraksi Gerindra Bongkar 4 Masalah Sulsel: Pupuk Langka, Banjir, BPJS hingga Zonasi Sekolah Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik keras terhadap sejumlah persoalan yang ditemukan saat pelaksa...
Parlemen31 Agustus 2026 18:43
Fraksi Golkar DPRD Sulsel Soroti Infrastruktur, Pendidikan hingga BPJS dari Hasil Reses
MAKASSAR, Trotoar.id  — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel menjadikan hasil reses anggota DPRD ...
Daerah31 Agustus 2026 17:53
PUM Netherlands Masuk Bulukumba, Strategi Baru Dongkrak Kualitas dan Daya Saing Pariwisata
BULUKUMBA, Trotoar.id — Kabupaten Bulukumba mulai membuka strategi baru untuk menggenjot sektor pariwisata dengan menggandeng tenaga ahli profesiona...