Jakarta, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menganugerahkan penghargaan kepada Pemprov Sulsel sebagai Provinsi Penyelenggara Penataan Ruang Laut Terbaik se-Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam agenda Rapat Kerja Teknis Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut yang digelar di Jakarta.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima.
“Alhamdulillah, Pemprov Sulawesi Selatan meraih penghargaan sebagai Provinsi Penyelenggara Penataan Ruang Laut Terbaik se-Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras kita dalam mengelola wilayah laut diakui secara nasional,” ujarnya.
Menurut Gubernur, Sulawesi Selatan merupakan provinsi pertama di Indonesia yang menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terintegrasi dengan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) pada tahun 2022.
Hal ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.
Ia juga menyoroti berbagai capaian program kelautan dan perikanan yang telah dilaksanakan Pemprov Sulsel, seperti:
Penanaman 3,5 juta batang mangrove selama periode 2021–2023,
Pembangunan apartemen ikan dan program-program pelestarian laut lainnya.
“Program-program ini adalah bagian dari upaya menjadikan Tata Ruang Laut sebagai navigasi ekonomi biru menuju Sulsel yang maju dan berkarakter. Penghargaan ini milik seluruh tim yang telah bekerja keras. Terus tingkatkan pelayanan untuk masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri KKP RI, Sakti Wahyu Trenggono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kawasan konservasi laut sebagai amanah yang harus dijaga bersama.
“Kawasan konservasi laut adalah anugerah luar biasa dari Tuhan Yang Maha Kuasa bagi bangsa kita. Kita wajib menjaganya demi kelestarian dan keberlanjutan generasi mendatang,” ujarnya.
Menteri Sakti juga mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan penataan ruang laut sebagai kebijakan strategis yang tidak hanya berorientasi lingkungan, tetapi juga berdampak positif bagi ekonomi masyarakat.
“Jika kawasan konservasi dan pulau-pulau kecil dikelola dengan prinsip ekologi berkelanjutan, maka ruang laut pun bisa menjadi sumber ekonomi yang kuat. Hal ini akan mendorong kepala daerah lebih semangat menjadikan kelautan sebagai sektor unggulan,” pungkasnya.
Dengan pencapaian ini, Sulawesi Selatan semakin mengukuhkan posisinya sebagai provinsi pelopor dalam pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan dan visioner di Indonesia.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.