Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Perkuat Sistem Merit ASN Lewat Digitalisasi Kepegawaian

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 18 Juli 2025 23:26

Pemkot Makassar Perkuat Sistem Merit ASN Lewat Digitalisasi Kepegawaian

Makassar , Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui transformasi sistem kepegawaian berbasis digital dan prinsip meritokrasi.

Langkah ini diambil untuk membangun birokrasi modern yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam audiensi bersama pakar transformasi digital dan reformasi birokrasi, Ir. H. Juwanda, membahas strategi penguatan sistem merit ASN, termasuk penerapan penilaian kinerja berbasis data dan digitalisasi manajemen kepegawaian. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (18/7/2025).

Ir. Juwanda memaparkan bahwa sistem merit merupakan fondasi dalam membentuk tata kelola ASN yang objektif dan berintegritas.

Menurutnya, reformasi birokrasi tak cukup dengan regulasi, namun membutuhkan sistem teknis yang solid dan kolaborasi lintas sektor.

“Sebagai ASN, kita memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan visi dan misi pemerintah. Maka, sistem manajemen ASN harus berbasis digital, objektif, dan akurat,” jelas Juwanda.

Dalam presentasinya, ia menekankan pentingnya sistem penilaian berbasis talent pool, dengan indikator seperti SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), aktivitas kerja, hingga IKI (Indikator Kinerja Individu).

Penilaian kinerja juga dapat dikaitkan langsung dengan TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai), sehingga mendorong efektivitas dan motivasi ASN.

Juwanda juga mencontohkan penerapan 360-degree review seperti di Jawa Barat, di mana kinerja ASN dievaluasi tidak hanya oleh atasan, tetapi juga oleh rekan sejawat, bawahan, serta pengguna layanan.

Ia turut memaparkan konsep dashboard kinerja berbasis warna yang memudahkan pimpinan memantau performa ASN secara real-time.

“Semakin hijau warnanya, semakin baik performanya. Sistem ini memberikan gambaran utuh tentang potensi, kompetensi, hingga histori kinerja pegawai,” ungkapnya.

Lebih jauh, Juwanda merinci lima tahapan strategis transformasi kepegawaian digital:

  1. Validasi dan pembenahan data pegawai.
  2. Perbaikan sistem manajemen kinerja secara berkala.
  3. Asesmen potensi dan analisis kebutuhan organisasi.
  4. Penempatan jabatan berdasarkan sistem dan hasil asesmen.
  5. Penerapan sistem kepegawaian online secara menyeluruh dan bertahap.

Menurutnya, untuk sukses mengimplementasikan sistem ini, dibutuhkan working level team yang terdiri dari talenta muda dan inovatif, didampingi oleh pejabat struktural.

Tim ini akan berada di bawah koordinasi Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai Ketua, serta Asisten Daerah sebagai Ketua Harian.

Juwanda juga menyarankan penggunaan aplikasi dan platform digital terkini sebagai solusi integrasi sistem.

Ia yakin, dengan sistem yang transparan dan berbasis data, ASN Makassar dapat menjadi pendorong utama pelayanan publik yang adaptif dan berkinerja tinggi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik gagasan tersebut dan menegaskan pentingnya percepatan implementasi sistem merit berbasis digital.

“Metode ini harus segera diterapkan. Potensi ASN kita luar biasa, tinggal bagaimana memaksimalkan melalui sistem yang objektif dan terukur,” kata Munafri.

Ia menambahkan bahwa sistem digital ini akan menjadi alat untuk menempatkan ASN sesuai potensi dan kompetensi masing-masing, demi meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan reformasi birokrasi di Kota Makassar.

“Dengan sistem ini, kita bisa menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Itulah kunci mempercepat perubahan menuju birokrasi yang modern dan melayani,” tutup Munafri.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik31 Agustus 2026 19:24
Menunggu Ketok Palu DPP, Struktur Baru Golkar Sulsel di Bawah IAS Mulai Terkuak
MAKASSAR, Trotoar.id — Struktur kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sir...
Parlemen31 Agustus 2026 18:47
Fraksi Gerindra Bongkar 4 Masalah Sulsel: Pupuk Langka, Banjir, BPJS hingga Zonasi Sekolah Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik keras terhadap sejumlah persoalan yang ditemukan saat pelaksa...
Parlemen31 Agustus 2026 18:43
Fraksi Golkar DPRD Sulsel Soroti Infrastruktur, Pendidikan hingga BPJS dari Hasil Reses
MAKASSAR, Trotoar.id  — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel menjadikan hasil reses anggota DPRD ...
Daerah31 Agustus 2026 17:53
PUM Netherlands Masuk Bulukumba, Strategi Baru Dongkrak Kualitas dan Daya Saing Pariwisata
BULUKUMBA, Trotoar.id — Kabupaten Bulukumba mulai membuka strategi baru untuk menggenjot sektor pariwisata dengan menggandeng tenaga ahli profesiona...