Kaltim, Trotoar.id — Di tengah padatnya agenda Kongres Diaspora Indonesia ke-8 (CID-8), Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyempatkan diri menghadiri jamuan santap malam bersama sejumlah tokoh penting dari Artha Graha Network, Jumat malam (1/8/2025), bertempat di Swissotel Nusantara, jantung Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bukan sekadar pertemuan formal, malam itu berubah menjadi momen hangat dan penuh kedekatan. Aliyah tampil anggun dan bersahaja, berbincang akrab dengan Michael Iskandar, Direktur PT Electronic City Indonesia Tbk, Butce Lie, diaspora asal Makassar yang kini menetap di Amerika Serikat, serta tamu undangan lainnya dari berbagai kalangan strategis.
“Saya percaya bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan kebijakan dan anggaran. Kuncinya ada pada hubungan baik, kepercayaan, dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Aliyah saat berbincang hangat di meja makan.
Baca Juga :
Bersama Artha Graha, Bahas UMKM hingga Visi Pembangunan Inklusif
Suasana santap malam yang awalnya formal, perlahan mencair menjadi ruang dialog terbuka. Obrolan mengalir mulai dari peluang kerja sama antarwilayah, potensi investasi di sektor UMKM, hingga kisah-kisah personal yang menggugah tentang kecintaan pada Indonesia.
Aliyah pun menyambut baik antusiasme Artha Graha Network, yang dikenal luas sebagai kelompok usaha nasional dengan portofolio bisnis di sektor properti, keuangan, teknologi, hingga industri kreatif.
“Makassar terbuka untuk kolaborasi. Kami siap menyambut investasi yang membawa dampak positif, terutama bagi pelaku UMKM lokal dan ekonomi kerakyatan,” ucapnya.
Malam yang Penuh Keakraban dan Musik
Santap malam juga dihiasi alunan musik santai. Beberapa tamu undangan ikut menyumbangkan suara, menjadikan suasana makin kekeluargaan, akrab, dan penuh tawa. Aliyah pun tampak menikmati momen kebersamaan ini sebagai bagian dari diplomasi yang lebih personal dan menyentuh.
Malam yang dimulai dengan etika diplomatik, berakhir sebagai kenangan hangat yang menyatukan semangat dari berbagai penjuru Indonesia — demi negeri yang lebih kuat, kolaboratif, dan inklusif.



Komentar