MAKASSAR, Trotoar.id – Kota Makassar resmi punya magnet baru untuk event nasional dan internasional. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Summarecon Makassar Convention Center (SMCC), Jumat (15/8/2025).
Fasilitas bertaraf internasional ini diklaim mampu menampung hingga 8.000 orang dalam satu acara.
Peresmian ditandai penekanan tombol sirine bersama Direktur PT Summarecon Agung Herman Negeria dan Direktur PT Sinergi Mutiara Cemerlang Kiplong Akemah.
Baca Juga :
Hadir pula Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud, Kepala Dinas Pendidikan Achi Soleman, Kepala Dinas PTSP Muhammad Mario Said, Kadis Penataan Ruang Fuad Azis, dan Camat Biringkanaya Juliaman.
Munafri menyebut SMCC menjadi jawaban atas keterbatasan venue di Makassar untuk event besar.
“Kadang kalau ada event 4.000–5.000 orang, kita kesulitan mencari lokasi representatif. Alhamdulillah Summarecon menjawabnya,” ujarnya.
Dengan Main Hall berkapasitas 4.000 hingga 8.000 orang, SMCC diharapkan mengundang lebih banyak event internasional dan nasional, sekaligus memutar roda ekonomi kota.
Munafri juga memastikan dukungan penuh Pemkot dalam mempermudah perizinan event dan investasi.
Ia mengungkap Pemkot mengalokasikan Rp5 miliar per bulan di APBD 2025 untuk mendukung berbagai kegiatan.
“Kita ingin semua orang datang ke Makassar, menginap di hotel, belanja di UMKM, dan melihat potensi investasi. Pemerintah jadi fasilitator antara pengusaha nasional dan lokal,” tegasnya.
Direktur PT Sinergi Mutiara Cemerlang, Kiplong Akemah, menyebut SMCC berdiri di atas lahan 1,9 hektare dengan total luas bangunan 8.500 m².
“Satu-satunya gedung dengan fasilitas seperti ini di Makassar. Target kami bukan hanya Makassar, tapi Sulsel dan Indonesia Timur,” katanya.
Peresmian ini juga dibarengi penandatanganan prasasti dan MoU penyelenggaraan GIIAS Makassar 2025 pada November mendatang. Di hari yang sama, Munafri meresmikan Restoran Pelataran Summarecon Mutiara Makassar dan SD Islam Al-Azhar di kawasan yang sama.
Dengan hadirnya SMCC, Makassar kian percaya diri bersaing sebagai kota tujuan utama event berskala dunia.




Komentar