Pemkot Makassar

Makassar Resmi Masuk Daftar Kota Bebas Frambusia di Indonesia

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 20 Agustus 2025 15:41

Makassar Resmi Masuk Daftar Kota Bebas Frambusia di Indonesia

MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar kembali mencatat prestasi membanggakan di sektor kesehatan.

Kali ini, Makassar menerima Sertifikat Eliminasi Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penyerahan sertifikat dilakukan secara hybrid, Rabu (20/8/2025). Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengikuti prosesi penyerahan secara virtual dari Balai Kota Makassar.

Makassar menjadi salah satu dari 89 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil dinyatakan bebas frambusia.

Selain itu, Kemenkes juga menyerahkan sertifikat eliminasi kusta untuk 6 daerah serta eliminasi filariasis untuk 7 daerah lainnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menegaskan bahwa capaian eliminasi ini merupakan hasil kerja panjang lintas sektor.

“Ini adalah perjalanan panjang yang tidak bisa dilakukan dalam satu atau dua hari. Untuk masuk kategori eliminasi, harus dipastikan tidak ada penderita selama tiga tahun untuk orang dewasa, dan lima tahun untuk anak-anak. Karena itu, capaian ini saya apresiasi sebagai wujud kerja keras dan perencanaan yang matang di tingkat daerah,” jelas Prof. Dante.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah, menjelaskan bahwa frambusia adalah penyakit menular akibat bakteri Treponema pallidum, dengan gejala khas pada kulit, umumnya menyerang anak-anak. Penyakit ini biasanya menular akibat lingkungan dan pola hidup yang tidak higienis.

Menurutnya, Makassar berhasil meraih predikat bebas frambusia setelah melewati penilaian ketat selama dua tahun.

eluruh puskesmas rutin melaporkan kondisi wilayahnya, termasuk pemeriksaan kesehatan di sekolah-sekolah dan kawasan padat penduduk.

“Selain pemeriksaan rutin, keterlibatan lintas program dan lintas sektor juga aktif mendukung upaya penemuan kasus. Hasilnya, selama periode penilaian tidak ditemukan kasus frambusia di Makassar,” ungkap dr. Nursaidah.

Wali Kota Munafri Arifuddin mengapresiasi kerja keras jajaran Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan.

“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah kota, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat yang disiplin menjaga kesehatan lingkungan. Ini bukan akhir, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Makassar,” tegas Munafri.

Penghargaan ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Makassar untuk memperkuat sektor kesehatan masyarakat, tidak hanya dalam penanggulangan frambusia, tetapi juga eliminasi berbagai penyakit menular lainnya.

Kegiatan penyerahan sertifikat eliminasi tersebut turut dihadiri pimpinan tinggi madya dan pratama Kemenkes RI serta perwakilan World Health Organization (WHO) Indonesia.

Penulis : Anti /ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro22 Januari 2026 20:01
Temui Wali Kota Makassar, KPU Makassar Bahas Sinergi Pemutakhiran Data
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO Makassar, Trotoar.id  — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Ko...
News22 Januari 2026 19:36
Bapperida Sidrap Pandu Penginputan Data Aksi Penurunan Stunting di Aplikasi Kemendagri
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO Sidrap, Trotoar.id  — Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten S...
Nasional22 Januari 2026 19:34
Gubernur Sulsel Saksikan Penyerahan Black Box Pesawat ATR 42-500 PK-THT
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO Maros, Trotoar.id  — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyaksikan langsung penyeraha...
Daerah22 Januari 2026 19:28
Diskominfo Sidrap Gelar Pembinaan Penginputan Data Satu Data Indonesia
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO Sidrap, Trotoar.id  — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidra...