Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Tambah Armada Sampah, Target Kota Bebas Sampah 2029

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 26 Agustus 2025 15:27

Pemkot Makassar Tambah Armada Sampah, Target Kota Bebas Sampah 2029

MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar makin serius menuntaskan persoalan sampah. Melalui APBD Perubahan 2025, sekitar Rp20 miliar digelontorkan untuk penguatan armada dan program pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Helmy Budiman, menyebut ada 50 motor sampah dan 8 mobil kontainer tertutup yang segera dioperasikan.

Kendaraan ini didesain khusus untuk mendukung TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan sistem modifikasi yang lebih efektif.

“Motor dan mobil sampah akan dilengkapi jaring penutup agar sampah tidak berterbangan di jalan. Kami ingin pengangkutan lebih bersih dan rapi,” ujar Helmy, Selasa (26/8/2025).

Tak hanya armada, Pemkot juga menyiapkan program pendukung seperti 10 ribu eco enzyme, 100 ribu biopori, 20 ribu maggot, dan 10 ribu komposter rumah tangga untuk mengatasi sampah organik. Program ini dijalankan bertahap mulai 2025 hingga 2026.

Helmy menegaskan pengelolaan sampah diarahkan sesuai mandat pusat, mulai dari hulu, media hingga hilir.

Pada tahap hulu, Pemkot telah menerbitkan Perwali Nomor 13 Tahun 2025 tentang retribusi persampahan, serta menyiapkan edaran kewajiban pemilahan sampah rumah tangga.

Armada baru dan sarana pengolahan sampah nantinya didistribusikan ke 153 kelurahan dan TPS 3R, bahkan ke tingkat kecamatan sesuai kebutuhan.

“Semua langkah ini bagian dari strategi menuju Makassar Bebas Sampah 2029. Warga akan merasakan langsung perbaikan layanan, dari pengangkutan sampai pengolahan ramah lingkungan,” kata Helmy.

DLH juga mengaktifkan kembali bank sampah berbasis RT/RW yang terintegrasi dengan program Tanami Tanata dan urban farming.

Sentra maggot akan dibangun di beberapa kecamatan, termasuk Panakkukang. Bahkan pengelolaan sampah di pulau-pulau pun ikut diperkuat, salah satunya dengan kajian insinerator ramah lingkungan.

“Pak Wali menginstruksikan agar setiap RTRW mulai mengolah sampah organik, baik lewat biopori, eco enzyme, maggot, maupun komposter,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkot optimistis mencapai capaian pengelolaan 51,2% pada 2025 dan terus bergerak menuju target akhir Makassar Bebas Sampah 2029.

Penulis : Addy/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...