Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Tekankan Transparansi SKPD dan Standarisasi PBJ

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 28 Agustus 2025 17:14

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin , menegaskan pentingnya penguatan integritas birokrasi melalui pengawasan ketat terhadap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin , menegaskan pentingnya penguatan integritas birokrasi melalui pengawasan ketat terhadap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin , menegaskan pentingnya penguatan integritas birokrasi melalui pengawasan ketat terhadap seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 sekaligus tindak lanjut SPI 2024 di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Kamis (28/8/2025).

Rapat tersebut turut dihadiri tim KPK RI, perwakilan Bappenas, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Sekretaris Daerah, seluruh kepala SKPD, serta para camat se-Kota Makassar.

Dalam arahannya, Munafri menekankan pentingnya langkah preventif untuk menjaga transparansi pengelolaan anggaran. Salah satunya dengan menempatkan personel Inspektorat di setiap SKPD agar proses pengawasan berjalan sejak awal.

“Saya minta di setiap OPD ada satu orang Inspektorat yang mengaudit secara berkala. Dengan begitu, setiap laporan bisa tercatat sejak dini dan lebih mudah direkonsiliasi,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti praktik belanja SKPD yang kerap tidak seimbang. Ia mengungkapkan adanya kecenderungan memperbesar kegiatan dengan melibatkan vendor berlebihan, meski anggaran yang tersedia terbatas.

Menurutnya, pola tersebut membuka celah kongkalikong yang hanya menguntungkan pihak tertentu tanpa memberi dampak pada kinerja SKPD. Karena itu, ia menegaskan pentingnya standarisasi dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

“Rekanan yang dipilih harus benar-benar berkualitas. Jangan hanya selesai administrasi, tapi hasilnya juga harus bermanfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain pengelolaan anggaran, Munafri juga menekankan integritas pejabat dapat tercermin dari gaya hidup. Ia mengingatkan agar pejabat tidak menjadikan kantor sebagai ajang pamer penampilan.

“Jangan sampai kita jadi contoh buruk. Bahkan hal kecil seperti sepatu pun perlu disederhanakan, agar tidak menimbulkan kesan kompetisi gaya hidup di kalangan bawahan,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Munafri berharap pelaksanaan SPI tidak sekadar formalitas, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat integritas birokrasi di Makassar.

“Survei integritas ini penting, karena memastikan uang negara benar-benar dikelola untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Febri/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...