Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Serahkan Santunan Rp98 Juta Lebih untuk Keluarga Korban Kebakaran DPRD

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 01 September 2025 15:21

Pemkot Makassar Serahkan Santunan Rp98 Juta Lebih untuk Keluarga Korban Kebakaran DPRD

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga almarhum Muhammad Akbar Basri atau Abay, korban kebakaran saat unjuk rasa di DPRD Makassar, 29 Agustus lalu.

Santunan jaminan sosial sebesar Rp98.762.730 resmi diserahkan kepada keluarga almarhum.

Bantuan ini bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan, terdiri atas Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp94.000.000 dan Jaminan Hari Tua (JHT) Rp4.762.730.

Santunan diserahkan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, Mintje Wattu, di kediaman keluarga almarhum di Jalan Balang Baru II, Senin (1/9/2025).

“Ini adalah tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS. Jaminan kematian akibat kecelakaan kerja harus tercover, dan hari ini kita serahkan hak almarhum kepada keluarganya,” ujar Munafri.

Ia menegaskan Pemkot Makassar akan terus mendorong pekerja rentan agar terdaftar dalam program jaminan sosial ini.

“Setiap tahun kita harapkan semakin banyak saudara-saudara kita, khususnya pekerja rentan, terlindungi lewat program BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, keluarga almarhum menyampaikan harapan agar ada anggota keluarga yang bisa menggantikan posisi Abay sebagai tulang punggung keluarga.

Munafri menjelaskan bahwa penggantian langsung tidak diatur dalam regulasi. Namun, Pemkot berkomitmen memberi solusi.

“Secara regulasi tidak ada pergantian langsung. Tapi insya Allah, kami akan berupaya membantu. Salah satu saudara almarhum bisa ditempatkan sebagai pegawai dengan status PJLP (Pekerja Jasa Lainnya Perorangan),” jelasnya.

Selain kepada keluarga Abay, Pemkot Makassar memastikan semua korban insiden kebakaran DPRD mendapat perhatian.

Beberapa korban sudah pulang dari rumah sakit, sebagian masih dalam masa pemulihan.

“Semua korban akan dibantu pemerintah. Termasuk saudara Budi yang masih dirawat di Primaya. Kami akan terus update kondisinya,” tegas Munafri.

Santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi bentuk nyata tanggung jawab sosial pemerintah dalam melindungi warganya.

Kehadiran langsung Wali Kota dan jajaran menjadi penegasan bahwa negara hadir untuk mendampingi korban maupun keluarga yang terdampak.

Penulis : Awal/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah05 Juni 2026 21:03
Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes) MATAPPA sekaligus meluncurkan Program Jaga ...
Metro05 Juni 2026 21:00
Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of De...
Metro05 Juni 2026 20:56
Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse dalam forum kunjungan ker...
Nasional05 Juni 2026 20:37
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat lanjut usia melalui...