Makassar, Trotoar.id – Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan sejumlah catatan strategis terhadap rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) tahun 2025.
Dalam pandangan umumnya, Fraksi NasDem menekankan lima sektor utama yang dinilai perlu mendapat perhatian serius pemerintah provinsi.
Pertama, sektor pendidikan. Meski alokasi anggaran pendidikan dinilai sudah cukup besar, Fraksi NasDem menyoroti bahwa kualitas pendidikan di Sulsel masih perlu ditingkatkan.
Baca Juga :
Pendidikan, menurut mereka, tidak boleh berhenti pada angka statistik, tetapi harus menjadi alat pembebasan.
“Kami mendorong agar Pemprov Sulsel lebih fokus pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, pemerataan distribusi sarana pendidikan, serta pelibatan masyarakat dalam pengelolaan pendidikan,” tegas juru bicara Fraksi NasDem.
Kedua, sektor kesehatan. Fraksi NasDem menyambut baik adanya peningkatan alokasi anggaran kesehatan, namun menilai akses layanan kesehatan yang merata masih menjadi persoalan.
Warga di wilayah terpencil dan tertinggal disebut sering tidak memperoleh layanan setara dengan masyarakat perkotaan.
“Pemerintah harus memastikan setiap warga, tanpa kecuali, mendapat layanan kesehatan yang berkualitas, baik di rumah sakit maupun di Puskesmas,” lanjutnya.
Ketiga, sektor infrastruktur. Fraksi NasDem menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam penanganan banjir dan kemacetan lalu lintas.
Mereka mendorong percepatan pembangunan infrastruktur transportasi publik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Keempat, pemberdayaan ekonomi rakyat. Fraksi NasDem menekankan agar alokasi anggaran lebih diarahkan ke sektor pertanian dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Sulsel.
Program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, seperti pelatihan kewirausahaan, bantuan permodalan, dan perluasan akses pasar bagi produk lokal, dinilai harus menjadi prioritas.
Kelima, Fraksi NasDem menyoroti perlambatan pertumbuhan ekonomi yang membutuhkan evaluasi mendalam. Pemerintah Provinsi Sulsel diminta memperkuat langkah-langkah untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran agar target pembangunan bisa tercapai.
Pandangan umum ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sulsel yang membahas RAPBD 2025. Fraksi NasDem menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut bukan semata kritik, tetapi dorongan konstruktif agar Pemprov Sulsel lebih fokus pada kesejahteraan rakyat.




Komentar