DPRD Sulsel

Ketua DPRD Sulsel Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan di Makkunrai Kartini Expo 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 22 April 2026 17:35

Ketua DPRD Sulsel Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan di Makkunrai Kartini Expo 2026

Makassar, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. A. Rachmatika Dewi, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan talkshow bertajuk “Makkunrai – Kartini Expo 2026” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Tribun Timur dengan mengusung tema “Perempuan dan Ekonomi” sebagai upaya mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Talkshow berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, di Mall Phinisi Point Makassar, dan dikemas dalam format diskusi panel interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang.

Baca Juga  Anggaran Rp 1,2 T untuk Jalan, Komisi D Tinjau Ruas Jalan Yang Masuk Skema Pembangunan

Dalam forum tersebut, drg. A. Rachmatika Dewi menekankan pentingnya membuka akses yang lebih luas bagi perempuan, khususnya dalam hal permodalan, pemasaran, serta peningkatan kapasitas melalui pelatihan.

Menurutnya, kemandirian ekonomi perempuan merupakan salah satu kunci dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku utama dalam sektor ekonomi, baik di ranah formal maupun informal.

“Perempuan harus diberikan ruang dan kesempatan yang sama untuk berkembang, termasuk dalam akses terhadap modal dan pasar,” ujarnya.

Baca Juga  Rezki Ajak Orang Tua Lindungi Anak Dengan Kasih Sayang

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pengambilan keputusan ekonomi, baik di tingkat keluarga maupun dalam skala yang lebih luas.

Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan akan memberikan perspektif yang lebih inklusif dan berimbang.

Momentum peringatan Hari Kartini, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai penguatan komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Ia juga mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak pada perempuan, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan talkshow ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM perempuan, mahasiswa, komunitas perempuan, hingga perwakilan pemerintah dan sektor swasta.

Baca Juga  Hadiri Pagelaran Budaya Meity Rahmatia Ajak Pemuda Lestarikan Budaya Peninggalan Leluhur

Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif dalam sesi diskusi, di mana berbagai isu terkait tantangan dan peluang perempuan dalam sektor ekonomi turut dibahas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir ide-ide serta kolaborasi yang mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan ekonomi di Sulawesi Selatan.

Selain itu, forum ini juga menjadi ruang inspiratif yang mendorong perempuan untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...