Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Siapkan Solusi bagi Pedagang Losari, Tegaskan Tidak Ada Larangan Berjualan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 08 September 2025 14:51

Pemkot Makassar Siapkan Solusi bagi Pedagang Losari
Pemkot Makassar Siapkan Solusi bagi Pedagang Losari

Makassar,Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar menegaskan tidak pernah melarang pedagang kaki lima (PKL) berjualan di kawasan Anjungan Pantai Losari.

Penataan yang dilakukan saat ini semata-mata merujuk pada Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Ketertiban dan Ketenteraman, yang melarang aktivitas berjualan di badan jalan, trotoar, taman, dan jalur hijau yang tidak sesuai peruntukannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menegaskan Pemkot tetap memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk mencari nafkah. Hanya saja, aktivitas berjualan harus ditempatkan di lokasi yang sesuai aturan.

“Pemerintah kota tidak pernah melarang warganya berjualan. Tapi kalau aktivitas itu dilakukan di badan jalan atau anjungan, tentu tidak sesuai peruntukan. Makanya ditata, bukan dilarang,” kata Hendra, Minggu (7/9/2025).

Hendra menyebut saat ini Pemkot sedang menyiapkan solusi, termasuk opsi relokasi, agar sekitar 70 pedagang yang biasa berjualan di Losari tetap bisa mencari nafkah dengan layak. Namun, lokasi alternatif tidak bisa ditentukan secara tergesa-gesa.

“Kalau asal tunjuk tempat mungkin gampang, tapi apakah produktif untuk pedagang? Itu yang sedang kami kaji. Insya Allah ada solusi terbaik,” ujarnya.

Camat Ujung Pandang, Andi Husni, juga menegaskan bahwa penertiban pedagang Losari bukanlah larangan sepihak, melainkan amanat perda. Bahkan, pembeli yang bertransaksi di area terlarang juga bisa dikenai sanksi administrasi.

“Semangatnya bukan melarang, tapi menata. Agar pedagang tetap bisa berjualan, sementara ikon kota tetap terjaga,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Camat Mariso, Aswin Harun, yang menyoroti aktivitas pedagang di wilayahnya yang menggunakan badan jalan dan kerap menimbulkan kemacetan hingga masalah kebersihan.

“Itu bukan Car Free Day, tapi pasar tumpah. Dampaknya macet dan sampah berserakan. Karena itu Pemkot juga menyiapkan penataan agar pedagang tetap bisa berjualan tanpa mengganggu pengguna jalan,” pungkasnya.

Dengan penataan ini, Pemkot Makassar berharap keseimbangan antara hak pedagang untuk mencari nafkah dan kepentingan publik menjaga ikon wisata Losari dapat berjalan seiring.

Penulis : Addy/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...