Anggota Fraksi PKS DPRD Sulsel Pertanyakan Pengadaan iPad ke Sekwan
Makassar, Trotoar.id – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mempertanyakan rencana pengadaan perangkat iPad untuk legislator kepada Sekretaris DPRD Sulsel, M. Jabir.
Pertanyaan itu mencuat dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kantor sementara DPRD, Rabu (10/9/2025).
Legislator Fraksi PKS, Abdul Rahman, dan Yeni Rahman, Fatmawati Wahyudin, dan Asni secara langsung menanyakan kepada Sekwan terkait rencana pengadaan iPad yang sebelumnya disebut sebagai bagian dari program digitalisasi kerja anggota dewan.
“Pak Sekwan, bagaimana sebenarnya rencana pengadaan iPad anggota DPRD ini, apakah tetap ada atau dibatalkan?” ujar Abdul Rahman di forum rapat.
Menanggapi hal itu, Sekwan DPRD Sulsel M. Jabir menjelaskan bahwa pengadaan iPad belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Saat ini, Sekretariat DPRD masih fokus pada penataan kantor sementara pasca insiden kebakaran Gedung DPRD Sulsel.
“Pengadaan iPad kemungkinan baru akan diusulkan kembali pada APBD pokok. Tapi itu pun tetap menunggu usulan anggaran dan keputusan Banggar,” jelas Jabir.
Selain Abdul Rahman, anggota Fraksi PKS lainnya, Yeni Rahman, juga menekankan pentingnya perangkat iPad untuk mendukung efektivitas kerja legislator. Menurutnya, banyak dokumen dan file rapat yang sulit diakses hanya melalui ponsel.
Hal senada disampaikan Fatmawati Wahyudin. Ia menilai iPad menjadi kebutuhan kerja, bukan sekadar fasilitas tambahan.
“File yang dikirim ke ponsel sering kali tidak jelas terbaca. Dengan iPad, dokumen akan lebih mudah diakses sehingga memperlancar kerja-kerja legislator,” ujarnya.
Namun, anggota Banggar DPRD Sulsel Lukman B. Kady menegaskan agar rencana tersebut ditinjau ulang, bahkan dibatalkan. Menurutnya, saat ini efisiensi anggaran harus menjadi prioritas mengingat kondisi keuangan daerah yang terbatas.
“Kalau bicara efisiensi, kita harus pastikan dulu apakah iPad ini benar-benar kebutuhan kerja atau hanya gaya hidup. Banyak kebutuhan rakyat yang lebih mendesak dibandingkan pengadaan iPad,” tegas Lukman.
Rencana pengadaan iPad ini sejatinya bertujuan mendukung digitalisasi kerja DPRD, mulai dari pengelolaan dokumen, notulensi rapat, hingga komunikasi internal.
Namun, kritik muncul karena dianggap tidak tepat waktu, terlebih DPRD Sulsel masih dalam masa pemulihan pasca kebakaran dan keterbatasan anggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, Sekretariat DPRD Sulsel belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut mengenai kepastian pengadaan iPad tersebut. Pembahasan anggaran akan kembali dilanjutkan dalam forum Banggar DPRD Sulsel.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.