Pemkot Makassar

Bajau Indo Hadirkan Wisata Perahu Modern dan Restoran Terapung di Losari Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 12 September 2025 21:22

Bajau Indo Hadirkan Wisata Perahu Modern dan Restoran Terapung di Losari Makassar

Makassar, Trotoar.id – Kota Makassar segera memiliki inovasi wisata baru yang memadukan rekreasi air dan solusi ramah lingkungan.

Perusahaan Bajau Indo melalui CEO PT Asa Kreasi Global, Taufiqurrahman Ridwan, memperkenalkan konsep perahu wisata modern serta pontoon modular yang dapat dijadikan restoran terapung di kawasan Pantai Losari dan pesisir pulau.

Inovasi ini dirancang menggantikan perahu bebek di Losari, dengan kapasitas 15 orang, fasilitas modern, dan teknologi trash collector yang mampu mengangkut sampah laut hingga dua ton.

“Perahu kami dilengkapi sistem penampung sampah. Jadi, sambil berwisata, laut kita juga tetap terjaga kebersihannya,” jelas Taufiqurrahman saat menghadiri Rapat Teknis Bajau Indo terkait Trash Collector Conveyor bersama Pemkot Makassar, di Balai Kota, Jumat (12/9/2025).

Selain perahu wisata, Bajau Indo juga menawarkan teknologi pontoon modular, struktur terapung berbahan plastik LLDPE (Linear Low-Density Polyethylene) dengan rangka aluminium anti karat. Desainnya unik, bermotif batik dengan kunci pengikat terinspirasi dari Candi Borobudur.

Pontoon modular memiliki keunggulan fleksibel, stabil mengikuti pasang surut, aman digunakan, dan mudah dipindahkan.

Konsep ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari dermaga, marina, hingga restoran terapung.

“Restoran apung ini menawarkan pengalaman berbeda karena menggabungkan kuliner dengan suasana alam di atas air. Nilai estetiknya tinggi dan potensial menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” tambah Taufiqurrahman.

Bajau Indo menargetkan konsep wisata terapung ini tidak hanya menjadi daya tarik baru, tetapi juga mendukung pengelolaan sampah laut secara modern.

Teknologi pontoon modular sebelumnya telah diaplikasikan di Kebun Raya Bogor, Bali, dan bahkan digunakan oleh komunitas Pandawara untuk membersihkan sungai.

Dengan kapasitas menampung sampah hingga dua ton dan panjang 6 meter, teknologi ini diyakini mampu memberi dampak positif bagi kebersihan laut sekaligus memperkuat potensi pariwisata bahari Makassar.

Penulis : Awal/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...
News30 Agustus 2026 13:32
Belajar dari CMC Tiga Warna, Dua Desa Donggala Siapkan Model Ekowisata Berkelanjutan
MALANG, Trotoar.id — Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai menyiapkan model pengembangan ekowisata yang tidak ...
Politik30 Agustus 2026 12:16
NasDem Sulsel Bekali 152 Anggota Fraksi, Komunikasi Politik Diminta Tetap Berpijak pada Kondisi Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan memberikan pendidikan politik kepada 152 anggota Fraksi NasDem yang tersebar di DPRD tingk...