Pemprov Sulsel

Pemprov dan DPRD Sulsel Bersinergi Bersama KPK

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 15 Oktober 2025 18:27

Pemprov dan DPRD Sulsel Bersinergi Bersama KPK

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) bersama DPRD Sulsel memperkuat komitmen pencegahan korupsi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (15/10/2025).

Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman, mewakili Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas perhatian KPK RI terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah di Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan, Rakor ini merupakan bentuk sinergi eksekutif dan legislatif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Rakor hari ini adalah bagian dari komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif. Korupsi bisa terjadi kapan saja dan oleh siapa saja. Karena itu, penguatan integritas dan pemahaman menjadi kunci untuk memadamkan niat korupsi, meski ada kesempatan,” ujar Jufri Rahman.

Pimpinan KPK RI Johanis Tanak memberikan pemaparan mendalam mengenai jenis dan bentuk tindak pidana korupsi, mulai dari kerugian keuangan negara, penggelapan dalam jabatan, perbuatan curang, pemerasan, gratifikasi, benturan kepentingan dalam pengadaan, suap menyuap, hingga tindak pidana terkait lainnya.

Menurutnya, dampak korupsi sangat luas—mulai dari rusaknya moral dan budaya masyarakat, lambatnya pembangunan, meningkatnya kesenjangan sosial, merosotnya legitimasi pemerintah, hingga ekonomi biaya tinggi.

“Kami ingin semua anggota DPRD memahami benar apa itu korupsi dan bagaimana kaitannya dengan pelaksanaan tugas mereka, termasuk soal Pokir (pokok pikiran). Pokir merupakan aspirasi rakyat, dan ketika masuk APBD, pelaksanaannya harus sesuai aturan tanpa intervensi,” tegas Johanis.

Ia menambahkan, implementasi pokok pikiran DPRD yang sesuai mekanisme akan menghindarkan potensi perbuatan tercela yang merugikan keuangan negara maupun daerah.

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dew menyampaikan apresiasi tinggi kepada KPK RI atas inisiatif dan perhatian yang konsisten terhadap upaya penguatan integritas di Sulsel.

Menurutnya, lembaga legislatif memiliki peran vital dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan bersih dan akuntabel.

“Sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, kami sadar amanah publik ini menuntut integritas tinggi. Fungsi pengawasan bukan sekadar formalitas politik, tetapi wujud pengabdian pada nilai-nilai etika dan kejujuran,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD Sulsel berkomitmen mendukung langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan korupsi, memperkuat sinergi dengan eksekutif dan aparat penegak hukum, serta terus meningkatkan kapasitas kelembagaan DPRD dalam menjalankan fungsi check and balance.

“Forum ini bukan sekadar ruang dialog, tetapi langkah nyata untuk memperkuat sistem, memperbaiki tata kelola, dan mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, transparan, serta berorientasi pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 20:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Terluar, Pastikan Layanan Dasar dan Salurkan Bantuan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali menyambangi Pulau Lanjuka...
Nasional26 Juni 2026 18:57
Presiden Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul untuk Percepat Industrialisasi Nasional
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) un...
Metro26 Juni 2026 17:33
Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kesiapan Gunung Sari Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memastikan kesiapan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, dalam menghad...
Politik26 Juni 2026 16:22
Akankah Basis Appi Bergeser? Ujian Loyalitas Kader Golkar Pasca Diskresi untuk IAS
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinamika internal Partai Golkar Sulawesi Selatan kembali memasuki babak krusial. Terbitnya surat diskresi Ketua Umum Part...