Pemprov Sulsel

Ratusan Pelari Jelajahi Karst Maros, Warnai HUT ke-21 TN Bantimurung Bulusaraung

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 26 Oktober 2025 10:43

Ratusan Pelari Jelajahi Karst Maros, Warnai HUT ke-21 TN Bantimurung Bulusaraung
Ratusan Pelari Jelajahi Karst Maros, Warnai HUT ke-21 TN Bantimurung Bulusaraung

MAROS, Trotoar.id — Sekitar 650 pelari lintas alam dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan maupun luar provinsi ikut ambil bagian dalam Bantimurung Jungle Run 2025, Sabtu (25/10/2025), di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul). 

Ajang ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-21 TN Bantimurung Bulusaraung sekaligus mempromosikan wisata alam berkelanjutan di kawasan konservasi karst Maros-Pangkep.

Mengangkat tema “Pelibatan Aktif Masyarakat dalam Perlindungan dan Pengamanan Kawasan TN Bantimurung Bulusaraung melalui Wisata Berkelanjutan”, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran ekologis masyarakat terhadap kelestarian kawasan konservasi.

Peserta menempuh lintasan sepanjang 8 kilometer melewati rute menantang yang membentang di tebing karst, lembah, hutan lindung, dan vegetasi alami khas TN Babul. 

Mereka berasal dari komunitas pelari, pecinta alam, pelajar, hingga masyarakat lokal yang ingin merasakan pengalaman berlari di tengah lanskap alam geopark kelas dunia.

Pembukaan acara ditandai dengan pelepasan peserta secara serentak oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel mewakili Gubernur Sulsel, bersama Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Wakil Bupati Maros, Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, dan Dandim Maros.

Kepala Dispora Sulsel, Suherman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, komunitas pelari, dan masyarakat.

“Melalui Bantimurung Jungle Run, kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda peringatan HUT balai, tetapi dapat berlangsung secara rutin, bahkan idealnya setiap tiga bulan sekali. Selain menyehatkan, kegiatan ini efektif mempromosikan potensi wisata alam kita,” ujarnya.

Suherman juga menegaskan bahwa promosi wisata berbasis konservasi merupakan bagian dari upaya Pemprov Sulsel dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

TN Bantimurung Bulusaraung selama ini dikenal sebagai “The Kingdom of Butterfly” dan menjadi kawasan konservasi unggulan Sulawesi Selatan dengan perpaduan bentang alam karst spektakuler, air terjun, dan keanekaragaman hayati khas Wallacea. 

Melalui kegiatan olahraga alam terbuka seperti Bantimurung Jungle Run, pengelola TN Babul berupaya mendorong partisipasi publik dalam menjaga kawasan konservasi secara berkelanjutan.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Juni 2026 20:29
Wali Kota Munafri Sambangi Pulau Terluar, Pastikan Layanan Dasar dan Salurkan Bantuan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, kembali menyambangi Pulau Lanjuka...
Nasional26 Juni 2026 18:57
Presiden Prabowo Instruksikan Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul untuk Percepat Industrialisasi Nasional
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) un...
Metro26 Juni 2026 17:33
Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kesiapan Gunung Sari Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memastikan kesiapan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, dalam menghad...
Politik26 Juni 2026 16:22
Akankah Basis Appi Bergeser? Ujian Loyalitas Kader Golkar Pasca Diskresi untuk IAS
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinamika internal Partai Golkar Sulawesi Selatan kembali memasuki babak krusial. Terbitnya surat diskresi Ketua Umum Part...