Pemkot Makaassar

Diskominfo Makassar Hadirkan Ndoro Kakung untuk Perkuat Strategi Kehumasan di Era Media Sosial

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 25 November 2025 19:39

Diskominfo Makassar Hadirkan Ndoro Kakung untuk Perkuat Strategi Kehumasan di Era Media Sosial
Diskominfo Makassar Hadirkan Ndoro Kakung untuk Perkuat Strategi Kehumasan di Era Media Sosial

Makassar, Trotoar.id — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar melalui Bidang Humas dan IKP menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kehumasan pemerintahan di era media sosial, bertempat di Hotel Novotel Makassar, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan praktisi media sosial nasional, Wicaksono lebih dikenal dengan nama penanya Ndoro Kakung yang juga seorang penulis dan pengamat digital asal Yogyakarta.

Dalam pemaparannya, Ndoro Kakung menekankan perlunya perubahan paradigma humas pemerintah dalam mengelola informasi di ruang digital. 

Menurutnya, publik saat ini tidak lagi tertarik pada unggahan seremoni atau kegiatan seremonial pimpinan, tetapi menginginkan interaksi langsung, respons cepat, dan konten yang berdampak.

“Di era digital, publik tidak lagi menginginkan seremoni belaka. Publik ingin interaksi langsung dengan pemerintah setempat. Keluhan mereka direspons dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menilai humas pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan ruang komunikasi yang terbuka, ramah, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui kanal digital.

Ndoro Kakung juga menekankan pentingnya humas menguasai teknik penyusunan konten yang mudah dipahami, termasuk kemampuan membuat infografis, memahami algoritma media sosial, serta menyusun pesan yang komunikatif.

“Humas harus belajar menyajikan konten yang mudah dipahami dan dibaca. Harus belajar teknik infografis. Tanpa tiga unsur ini, publik hanya dapat narasi, bukan akses ke informasi,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa humas harus siap menghadapi “tsunami informasi” di ruang digital yang bergerak sangat cepat, sehingga dibutuhkan strategi komunikasi yang lebih dinamis.

Ndoro Kakung menyoroti kesalahan umum yang masih banyak dilakukan humas instansi pemerintah. Akun resmi media sosial sering kali berubah menjadi dokumentasi kegiatan pimpinan, sehingga tidak memberikan nilai informasi maupun ajakan kepada publik.

“Kesalahan umum humas adalah menganggap medsos sebagai arsip kegiatan pimpinan. Caption seperti rilis berita, konten tanpa ajakan, komentar publik yang diabaikan,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa tugas humas bukan hanya menyebarkan informasi, tetapi juga menghubungkan suara publik dengan pimpinan.

“Humas yang baik adalah humas yang mampu menyampaikan keluhan masyarakat ke pimpinan. Yang dibagikan bukan hanya kegiatan rapat, tetapi efek nyata dari rapat tersebut,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Makassar berharap kompetensi humas pemerintah semakin kuat dalam mengelola interaksi publik dan membangun citra pemerintah yang lebih terbuka, responsif, serta adaptif terhadap perkembangan digital.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya Pemkot Makassar untuk memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat melalui komunikasi publik yang lebih inklusif dan relevan di era teknologi.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Juni 2026 18:06
Musda Golkar Sulsel Digelar 4-5 Juli
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinamika politik Partai Golkar di Sulawesi Selatan mulai memasuki fase penting jelang Musyawarah Daerah (Musda). Dewan Pimpin...
Metro25 Juni 2026 17:48
IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Di tengah semarak diplomasi rasa dan budaya, Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 menjelma lebih dari sekadar panggung...
Politik25 Juni 2026 17:30
Siapa Yang Akan Diuntungkan Dengan Lahirnya Pansus Hak Angket?
TROTOAR.ID — Pusaran politik di Kabupaten Gowa kian memanas. Di ruang-ruang sidang DPRD, Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terus bekerja, mengg...
Politik25 Juni 2026 17:23
Hargai Proses Hak Angket, Bupati Gowa ; Jangan Senggol Privasi Orang
GOWA, TROTOAR.ID — Di tengah riuhnya pusaran politik Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, satu nama terus bergema dalam setiap pembahasan. Basri Kajang. ...