Musda KNPI Sulsel

Ketum KNPI Tegaskan Tak Ada Dualisme: “KNPI Cuma Satu” di Musda Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 08 Desember 2025 17:36

Ketum KNPI Tegaskan Tak Ada Dualisme: “KNPI Cuma Satu” di Musda Sulsel

Makassar, Trotoar.id – Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Muhammad Ryano Satrya Panjaitan, menegaskan bahwa tidak ada dualisme dalam tubuh KNPI.

Ia memastikan, hanya ada satu kepemimpinan yang sah dan diakui dalam organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia tersebut.

Penegasan itu disampaikan Ryano saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sulawesi Selatan yang digelar di Baruga Asta Cita, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD KNPI Sulsel, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), serta tokoh-tokoh pemuda dari berbagai kabupaten dan kota.

“KNPI cuma satu ketua umumnya,” tegas Ryano di hadapan seluruh peserta Musda.

Menurutnya, pernyataan tersebut penting untuk kembali diluruskan agar tidak ada lagi kebingungan di tingkat daerah terkait legalitas dan arah kepemimpinan organisasi.

Ryano menilai, selama ini isu dualisme telah mengganggu konsolidasi internal dan memperlambat gerak organisasi.

Padahal, kata dia, tantangan yang dihadapi pemuda saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan sosial, ekonomi, hingga pengaruh perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan membangun soliditas di semua tingkatan kepengurusan.

KNPI, lanjut Ryano, harus kembali pada jati dirinya sebagai wadah berhimpun, bersinergi, serta bertukar gagasan antar organisasi kepemudaan demi kemajuan bangsa dan daerah.

Ia juga mengajak seluruh peserta Musda untuk menjadikan forum tersebut sebagai momentum kebangkitan dan rekonsiliasi.

Ryano berharap, perbedaan yang pernah terjadi di masa lalu dapat diselesaikan dengan kedewasaan, demi kemajuan organisasi di masa depan.

Lebih lanjut, Ryano meminta kepengurusan baru KNPI Sulsel nantinya mampu tampil lebih progresif dan adaptif.

Menurutnya, pemuda Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari kewirausahaan, pendidikan, hingga pelestarian budaya lokal.

“Kita ingin KNPI menjadi mitra strategis pemerintah, sekaligus menjadi kontrol sosial yang konstruktif. Pemuda harus hadir dengan gagasan, solusi, dan kerja nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.

Musda KNPI Sulawesi Selatan sendiri tidak hanya menjadi agenda pemilihan ketua dan formatur baru, namun juga menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja yang lebih terukur, realistis, dan berdampak langsung bagi pemuda di daerah.

Dengan semangat persatuan yang digaungkan dalam Musda tersebut, KNPI Sulsel diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai motor penggerak generasi muda.

Soliditas yang terbentuk diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya gerakan pemuda yang aktif, kreatif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Juni 2026 16:22
Akankah Basis Appi Bergeser? Ujian Loyalitas Kader Golkar Pasca Diskresi untuk IAS
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinamika internal Partai Golkar Sulawesi Selatan kembali memasuki babak krusial. Terbitnya surat diskresi Ketua Umum Part...
Metro26 Juni 2026 15:33
Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kesiapan Gunung Sari Hadapi Lomba Kelurahan Berprestasi 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, memastikan kesiapan Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, dalam menghad...
Metro26 Juni 2026 15:30
Partai Non-Parlemen Kompak Dukung Penataan Kota, Munafri Tekankan Kolaborasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai elemen politik, termasuk partai non-...
Daerah26 Juni 2026 15:23
Dua Tahun Berturut-turut, Mahasiswa UGM “Turun Gunung” di Bulukumba
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Kabupaten Bulukumba kembali menjadi magnet bagi kalangan akademisi nasional. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, maha...