MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, turun langsung ke daerah pemilihannya di Dapil Sulsel IV untuk memantau penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025.
Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah titik di wilayah dapilnya, dengan menyasar lokasi program pembangunan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sulawesi Selatan.
Kehadiran politisi perempuan dari Fraksi Partai Gerindra itu merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya program-program pemerintah daerah, agar tepat sasaran sesuai dengan perencanaan dan regulasi yang telah ditetapkan.
Baca Juga :
Vonny menegaskan, pengawasan langsung di lapangan penting dilakukan untuk memastikan anggaran yang telah dialokasikan benar-benar digunakan sebagaimana mestinya dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui rapat atau laporan administrasi, tetapi juga harus melihat langsung kondisi di lapangan,” kata Vonny saat ditemui di sela-sela kunjungannya.
Selain memantau progres pelaksanaan program, Vonny juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga setempat.
Ia mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, serta keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan publik.
“Saya hadir langsung untuk melihat pelaksanaan kegiatan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat terkait program-program pemerintah yang dialokasikan melalui APBD,” ujarnya.
Sejumlah warga menyampaikan harapan agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara merata dan berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Vonny mengatakan, seluruh aspirasi yang dihimpun akan dicatat dan menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan kebijakan anggaran di DPRD Sulawesi Selatan, baik pada pembahasan perubahan anggaran maupun APBD tahun berikutnya.
Ia berharap, hasil kunjungan lapangan ini dapat memperkuat fungsi kontrol DPRD serta mendorong pemerintah daerah agar semakin transparan dan akuntabel dalam pengelolaan APBD.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan APBD benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan riil di daerah,” pungkas Vonny.











Komentar