MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhiddin Said, menegaskan salah satu syarat mutlak bagi calon Ketua Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang adalah tidak memiliki keluarga inti yang aktif di partai politik lain.
Penegasan ini disampaikan Muhiddin usai memimpin silaturahmi bersama Ketua DPD II dan sejumlah elemen Partai Golkar se-Sulawesi Selatan.
Baca Juga :
Pertemuan digelar sebagai bagian dari konsolidasi internal menjelang pelaksanaan Musda Golkar Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari mendatang.
“Itu syarat mutlak. Calon Ketua Golkar Sulsel tidak boleh memiliki istri, anak, atau keluarga inti yang berada di partai lain,” tegas Muhiddin.
Menurutnya, aturan tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga loyalitas, integritas, sekaligus soliditas internal Partai Golkar.
Ia menegaskan, aturan organisasi harus menjadi pedoman utama dan tidak boleh dilanggar oleh siapa pun.
“Kalaupun ada calon yang namanya menguat untuk maju di Musda, aturan internal Partai Golkar tetap menjadi rujukan. Pedoman ini tidak bisa dilabrak karena sudah menjadi keputusan mutlak partai,” ujarnya.
Sebelumnya, Muhiddin menyebut terdapat sejumlah figur yang mencuat sebagai bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel. Dari kalangan eksternal, dua nama yang banyak diperbincangkan adalah Ilham Arief Sirajuddin dan Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.
Sementara itu, dari internal Partai Golkar, mayoritas kandidat berasal dari kalangan kepala daerah yang saat ini menjabat sebagai bupati maupun wali kota di Sulawesi Selatan.
Mereka disebut memiliki rekam jejak serta kiprah politik yang cukup kuat di daerah masing-masing.
Muhiddin berharap, persaingan menuju Musda Golkar Sulsel dapat berjalan sehat dan tetap mengedepankan semangat persatuan.
Figur yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjaga kekompakan kader serta membawa Partai Golkar semakin solid menghadapi agenda politik ke depan.




Komentar