Badko HMI

Rencana Investasi PT Conch di Barru Dinilai Ancam Lingkungan dan Ruang Hidup Warga

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 25 Desember 2025 17:54

Rencana Investasi PT Conch di Barru Dinilai Ancam Lingkungan dan Ruang Hidup Warga
Rencana Investasi PT Conch di Barru Dinilai Ancam Lingkungan dan Ruang Hidup Warga

BARRU, Trotoar.id — Rencana investasi PT Conch Semen Indonesia di Kabupaten Barru kembali menuai penolakan dan kritik tajam dari aktivis lingkungan, masyarakat sipil, serta sejumlah lembaga advokasi.

Meski kerap diklaim mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja, proyek industri semen tersebut dinilai membawa risiko besar terhadap kerusakan lingkungan dan ruang hidup masyarakat.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup BADKO HMI Sulsel, Ahmad Muzawir Saleh, menegaskan bahwa rencana pengembangan industri semen bukan sekadar persoalan investasi, tetapi menyangkut keselamatan lingkungan dan masa depan masyarakat Barru.

Menurutnya, sejak tahun 2017 sejumlah kelompok masyarakat telah mengkritisi rencana pembangunan pabrik semen PT Conch yang berlokasi di Kelurahan Mengempang, Kelurahan Sepee, dan Desa Siawung.

Mereka menilai proyek ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari pencemaran udara, pencemaran air, hingga gangguan kesehatan masyarakat seperti penyakit pernapasan akibat paparan debu industri.

Situasi tersebut semakin menguat setelah Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2018 memutuskan bahwa keputusan Bupati Barru saat itu terkait kelayakan lingkungan hidup proyek industri semen dinyatakan batal atau tidak sah.

Pemerintah daerah pun diwajibkan mencabut keputusan tersebut karena dinilai tidak memenuhi ketentuan hukum.

Berbagai kajian lingkungan juga menunjukkan kekhawatiran atas perubahan kondisi alam di Barru, termasuk potensi tanah longsor, banjir bandang, dan kerusakan lahan dalam jangka panjang jika aktivitas industri berjalan tanpa pengawasan ketat.

Selain aspek ekologis, janji kesejahteraan yang dibawa proyek ini turut dipertanyakan. Pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan industri ekstraktif kerap hanya menghadirkan manfaat ekonomi sementara, sementara masyarakat lokal justru menanggung dampak sosial dan lingkungan yang lebih besar.

“Keuntungan industri sering kali hanya dinikmati pemilik modal. Ketika lingkungan rusak dan lahan produktif hilang, masyarakatlah yang paling dirugikan,” tegasnya Nawir

Aktivis menilai Barru memiliki banyak pilihan pembangunan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti penguatan sektor pertanian, perikanan, pariwisata berbasis alam, serta ekonomi lokal masyarakat.

Karena itu, penolakan terhadap PT Conch disebut bukan sikap anti-investasi, melainkan bentuk keberpihakan terhadap keberlanjutan lingkungan dan hak hidup warga Barru.

“Barru bukan sekadar lahan industri. Barru adalah ruang hidup yang harus dilindungi. Pembangunan yang hanya mengejar keuntungan ekonomi jangka pendek tanpa mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan patut dipertanyakan,” tegas Ahmad Muzawir.

Ia berharap suara masyarakat dan kelompok independen mendapatkan porsi lebih besar dalam proses pengambilan kebijakan publik, terutama terkait investasi skala besar yang berdampak langsung pada ruang hidup warga.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah31 Agustus 2026 21:46
Tak Hanya Pantau, Bupati Sidrap Ikut Padamkan Api di Lawawoi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung membantu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menangani kebaka...
Politik31 Agustus 2026 19:24
Menunggu Ketok Palu DPP, Struktur Baru Golkar Sulsel di Bawah IAS Mulai Terkuak
MAKASSAR, Trotoar.id — Struktur kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sir...
Parlemen31 Agustus 2026 18:47
Fraksi Gerindra Bongkar 4 Masalah Sulsel: Pupuk Langka, Banjir, BPJS hingga Zonasi Sekolah Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik keras terhadap sejumlah persoalan yang ditemukan saat pelaksa...
Parlemen31 Agustus 2026 18:43
Fraksi Golkar DPRD Sulsel Soroti Infrastruktur, Pendidikan hingga BPJS dari Hasil Reses
MAKASSAR, Trotoar.id  — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel menjadikan hasil reses anggota DPRD ...