Categories: CitizenMetro

Rencana Investasi PT Conch di Barru Dinilai Ancam Lingkungan dan Ruang Hidup Warga

Badko HMI

BARRU, Trotoar.id — Rencana investasi PT Conch Semen Indonesia di Kabupaten Barru kembali menuai penolakan dan kritik tajam dari aktivis lingkungan, masyarakat sipil, serta sejumlah lembaga advokasi.

Meski kerap diklaim mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja, proyek industri semen tersebut dinilai membawa risiko besar terhadap kerusakan lingkungan dan ruang hidup masyarakat.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup BADKO HMI Sulsel, Ahmad Muzawir Saleh, menegaskan bahwa rencana pengembangan industri semen bukan sekadar persoalan investasi, tetapi menyangkut keselamatan lingkungan dan masa depan masyarakat Barru.

Menurutnya, sejak tahun 2017 sejumlah kelompok masyarakat telah mengkritisi rencana pembangunan pabrik semen PT Conch yang berlokasi di Kelurahan Mengempang, Kelurahan Sepee, dan Desa Siawung.

Mereka menilai proyek ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari pencemaran udara, pencemaran air, hingga gangguan kesehatan masyarakat seperti penyakit pernapasan akibat paparan debu industri.

Situasi tersebut semakin menguat setelah Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2018 memutuskan bahwa keputusan Bupati Barru saat itu terkait kelayakan lingkungan hidup proyek industri semen dinyatakan batal atau tidak sah.

Pemerintah daerah pun diwajibkan mencabut keputusan tersebut karena dinilai tidak memenuhi ketentuan hukum.

Berbagai kajian lingkungan juga menunjukkan kekhawatiran atas perubahan kondisi alam di Barru, termasuk potensi tanah longsor, banjir bandang, dan kerusakan lahan dalam jangka panjang jika aktivitas industri berjalan tanpa pengawasan ketat.

Selain aspek ekologis, janji kesejahteraan yang dibawa proyek ini turut dipertanyakan. Pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan industri ekstraktif kerap hanya menghadirkan manfaat ekonomi sementara, sementara masyarakat lokal justru menanggung dampak sosial dan lingkungan yang lebih besar.

“Keuntungan industri sering kali hanya dinikmati pemilik modal. Ketika lingkungan rusak dan lahan produktif hilang, masyarakatlah yang paling dirugikan,” tegasnya Nawir

Aktivis menilai Barru memiliki banyak pilihan pembangunan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti penguatan sektor pertanian, perikanan, pariwisata berbasis alam, serta ekonomi lokal masyarakat.

Karena itu, penolakan terhadap PT Conch disebut bukan sikap anti-investasi, melainkan bentuk keberpihakan terhadap keberlanjutan lingkungan dan hak hidup warga Barru.

“Barru bukan sekadar lahan industri. Barru adalah ruang hidup yang harus dilindungi. Pembangunan yang hanya mengejar keuntungan ekonomi jangka pendek tanpa mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan patut dipertanyakan,” tegas Ahmad Muzawir.

Ia berharap suara masyarakat dan kelompok independen mendapatkan porsi lebih besar dalam proses pengambilan kebijakan publik, terutama terkait investasi skala besar yang berdampak langsung pada ruang hidup warga.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes)…

4 jam ago

Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National…

4 jam ago

Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse…

4 jam ago

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat…

5 jam ago

Lepas Sambut Ketua PA Sidrap, Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga

SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar acara lepas sambut Ketua Pengadilan Agama…

5 jam ago

Jelang Musda Golkar Sulsel, Kedekatan Bahlil–Rahman Pina Jadi Sorotan

JAKARTA , TROTOAR.ID — Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menghangat.…

8 jam ago

This website uses cookies.