LUWU UTARA, Trotoar.id — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Utara terus menggencarkan langkah proaktif untuk mempercepat pencapaian target nasional administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program Layanan Jemput Bola (Jebol) yang dilaksanakan langsung di desa dan kelurahan.
Kepala Disdukcapil Luwu Utara, Muhammad Kasrum, mengatakan program ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat, mudah, dan gratis.
“Mulai akhir Januari ini, kami akan melaksanakan layanan jemput bola di 12 kecamatan yang berada di wilayah daratan,” ujar Kasrum, Selasa (20/1), di Masamba.
Baca Juga :
Ia menjelaskan, sementara tiga kecamatan lainnya yang berada di wilayah pegunungan akan dilayani setelah pelaksanaan Jebol di kecamatan daratan selesai.
“Layanan jemput bola ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Bupati, agar tidak ada lagi warga yang terabaikan hak-hak sipilnya. Program ini juga diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian target nasional administrasi kependudukan,” jelasnya.
Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan, Disdukcapil Luwu Utara telah menerbitkan surat kepada seluruh camat untuk diteruskan kepada lurah dan kepala desa.
Dalam surat tersebut, pemerintah kecamatan diminta menghadirkan warga yang wajib memiliki KTP ke kantor masing-masing sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Warga diminta membawa fotokopi Kartu Keluarga dan ijazah terakhir. Jadwal layanan juga sudah kami lampirkan agar masyarakat mengetahui waktu pelaksanaannya,” tambah Kasrum.
Program Layanan Jemput Bola ini mencakup berbagai jenis pelayanan administrasi kependudukan, di antaranya perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pemula usia 17 tahun maupun yang telah menikah, layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), Akta Pencatatan Sipil, verifikasi data, serta pemanfaatan data kependudukan.
Kasrum menegaskan, Disdukcapil Luwu Utara berkomitmen penuh mewujudkan tata kelola administrasi kependudukan yang membahagiakan masyarakat melalui inovasi layanan yang cepat, tepat, transparan, dan gratis.
“Salah satu wujud nyata komitmen itu adalah Layanan Jemput Bola, agar pelayanan benar-benar hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (LHr)



Komentar