BULUKUMBA, Trotoar.id — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menilai hasil pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memiliki kualitas yang lebih baik, efisien, dan efektif dibandingkan pembangunan yang dikerjakan melalui pihak ketiga atau kontraktor.
Penilaian tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Andi Utta saat memberikan sambutan pada upacara pembukaan TMMD ke-127 yang digelar di Lapangan Dusun Maroanging, Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Selasa (10/2/2026).
Dalam sambutannya, Andi Utta mengungkapkan bahwa Kabupaten Bulukumba telah merasakan langsung manfaat nyata program TMMD.
Baca Juga :
Sebelumnya, pembukaan jalan tembus Lemo-Lemo–Bara juga dilaksanakan melalui TMMD dan memberikan dampak signifikan bagi aksesibilitas serta aktivitas masyarakat.
Pada pelaksanaan TMMD ke-127 ini, kembali dilakukan perintisan jalan alternatif dari Desa Ara menuju Desa Lembanna dengan panjang sekitar 1.580 meter.
Ruas jalan tersebut dirancang untuk membuka akses menuju Pantai Mandala Ria dan Batu Tongkarayya, sekaligus menghubungkan Desa Tritiro di Kecamatan Bontotiro.
“Jalan yang dibangun ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di wilayah pesisir Bulukumba, sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat,” ujar Andi Utta.
Menurutnya, kegiatan fisik dalam program TMMD umumnya bersifat spesifik dan membutuhkan sumber daya besar, terutama dukungan personel TNI, seperti pada pekerjaan perintisan dan pembukaan akses jalan di medan yang cukup berat.
Oleh karena itu, hasil pembangunan yang dicapai melalui TMMD dinilai lebih optimal karena dilaksanakan dengan perencanaan matang, kedisiplinan tinggi, serta semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
“Kita bisa merasakan dan melihat bersama bahwa program fisik yang dilaksanakan Satgas TMMD kualitasnya lebih baik, lebih efisien, dan lebih efektif,” tegasnya.
Andi Utta berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai kendala di lapangan dapat diatasi bersama dan seluruh target TMMD ke-127 dapat tercapai sesuai rencana.
Ia juga mengajak pemerintah desa, para pemangku kepentingan, serta masyarakat di lokasi kegiatan untuk berpartisipasi aktif membantu pelaksanaan TMMD agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Kodim 1411 Bulukumba dan seluruh mitra atas terlaksananya TMMD ke-127 ini,” ucapnya.
Meski pelaksanaan TMMD berlangsung bersamaan dengan bulan suci Ramadan, Andi Utta berharap seluruh program tetap berjalan dengan baik, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sekaligus bernilai ibadah.
Sementara itu, Komandan Kodim 1411 Bulukumba, Letkol Inf. Sarman, menyampaikan bahwa TMMD ke-127 akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 150 personel TNI.
Selain perintisan jalan sepanjang 1.580 meter, TMMD ke-127 juga mencakup sejumlah program lain, seperti bedah rumah tidak layak huni (Rutilahu), penyediaan sumber air bersih, pelatihan dan edukasi pariwisata, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk bantuan sosial dan pengobatan gratis.
Letkol Inf. Sarman turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba atas dukungan penuh dan kerja sama yang terjalin dalam pelaksanaan TMMD ke-127.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI,
pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan TMMD dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Pada upacara pembukaan TMMD ke-127 tersebut, Bupati Bulukumba selaku inspektur upacara juga melakukan pemeriksaan pasukan sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan TMMD di Kabupaten Bulukumba. (*)











Komentar