Anggota DPRD Kota Makassar, William, kembali menyapa konstituennya melalui reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026.
MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Kota Makassar, William, kembali menyapa konstituennya melalui reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026.
Kali ini, ia menggelar pertemuan bersama warga di Jalan Tinumbu Lorong 166B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Sabtu (14/2/2026).
Kehadiran legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu disambut antusias warga. Sejak titik pertama reses, masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini belum mendapatkan solusi.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang, William menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kota.
Dalam dialog bersama warga, persoalan drainase dan air bersih kembali mencuat sebagai keluhan utama.
Dua masalah tersebut dinilai belum tertangani secara maksimal, khususnya di wilayah utara Kota Makassar.
Terkait drainase, William menyoroti banyaknya sedimentasi yang belum dikeruk sehingga menyebabkan saluran air tersumbat.
Kondisi tersebut berdampak pada meluapnya air saat musim hujan.
“Kalau musim hujan, terlihat jelas ada luapan air di drainase. Itu menandakan saluran sudah tersumbat dan perlu segera ditangani,” ujarnya.
Ia mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebagai leading sector pembangunan infrastruktur untuk mempercepat pengerukan sedimentasi serta melakukan perbaikan pada saluran yang mengalami kerusakan.
“Ini membutuhkan penanganan serius. Sudah ada drainase yang pecah, sehingga perlu perbaikan segera agar tidak semakin parah,” tegasnya.
Selain drainase, persoalan air bersih juga menjadi perhatian serius. William mengungkapkan masih terdapat sejumlah titik di wilayah utara Makassar yang belum terjangkau layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Ia menyebutkan, bahkan terdapat lorong yang letaknya berdampingan, namun salah satunya belum mendapatkan akses air bersih. Warga pun terpaksa mengambil air dari lorong lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Kota Makassar yang membidangi perekonomian dan keuangan serta bermitra dengan PDAM,
William menegaskan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga seluruh warga di wilayah utara Makassar memperoleh akses air bersih yang layak.
“Setiap reses, keluhannya selalu soal air bersih. Ini tidak boleh terus berulang. Saya akan kawal sampai semua warga di utara Makassar mendapatkan akses air bersih,” tandasnya.
Ia juga meminta warga untuk menyampaikan titik-titik lokasi yang membutuhkan perbaikan drainase agar segera dilaporkan ke Dinas PU. Menurutnya, langkah cepat perlu dilakukan mengingat Kota Makassar telah memasuki musim hujan.
“Laporkan titiknya, nanti saya teruskan ke Dinas PU. Untuk pengerukan sedimentasi, kalau bisa secepatnya dilakukan,” tutup William. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat pengawasan dan penertiban…
MAKASSAR, Trotoar.id — Progres pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat merespons anjloknya harga telur di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi antara teknologi peternakan modern dan ketelatenan peternak di Kabupaten Sidenreng Rappang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, mengapresiasi kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam persiapan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana dengan…
This website uses cookies.