Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Ajak PERADI Perkuat Pendampingan Hukum bagi Masyarakat

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 14 Februari 2026 16:47

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan kalangan advokat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan kalangan advokat
8 / 100 Skor SEO

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan kalangan advokat dalam menangani berbagai persoalan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pembukaan Seminar Nasional dan Musyawarah Cabang (Muscab) II Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia – Suara Advokat Indonesia (PERADI-SAI) Makassar yang digelar di Swiss-Belhotel Makassar, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai seminar nasional dan musyawarah cabang ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran advokat di daerah.

“Sebagai Wali Kota Makassar, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya karena pada pagi hari ini diperkenankan hadir bersama dalam seminar nasional dan musyawarah cabang PERADI-SAI Makassar,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Dorong Peningkatan Pendidikan dan Kebersihan Masjid Al Irshan Minasa Upa

Appi menyebut kehadirannya memiliki makna tersendiri karena selain sebagai kepala daerah, ia juga merupakan Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas.

Terlebih lagi, Kota Makassar dipercaya menjadi tuan rumah agenda organisasi advokat tersebut.

Menurutnya, Makassar memiliki dinamika sosial yang sangat kompleks.

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa pada malam hari dan lebih dari 2 juta jiwa pada siang hari akibat tingginya mobilitas dan arus urbanisasi, berbagai persoalan sosial kerap muncul dan berpotensi berkembang menjadi persoalan hukum.

“Makassar ini adalah sentra urban. Penduduk datang dari berbagai daerah.
Sangat mungkin muncul persoalan-persoalan sosial yang pada akhirnya menjadi persoalan hukum,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat seharusnya tidak diselesaikan di jalanan, melainkan melalui mekanisme yang memiliki dasar dan landasan hukum yang jelas.

Baca Juga  Kepala Bapenda Makassar Hadiri Pembukaan MIF 2023

Karena tidak semua warga memahami seluk-beluk hukum, dibutuhkan peran advokat untuk memberikan pendampingan dan edukasi.

“Di sinilah peran yang harus kita ambil bersama,” ajaknya.

Advokat Diminta Jaga Martabat Profesi
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengingatkan pentingnya menjaga harkat dan martabat profesi advokat sebagai profesi yang mulia.

Ia berharap advokat tidak menggunakan profesinya untuk menakut-nakuti masyarakat.

“Ini adalah profesi yang mulia. Jangan dijadikan profesi untuk menakut-nakuti masyarakat.

Tolong melalui organisasi ini dijaga harkat dan martabat para advokat agar profesi yang agung dan sakral ini benar-benar terjaga dengan baik,” pesannya.

Lebih lanjut, Munafri mengajukan permintaan konkret kepada seluruh anggota PERADI-SAI Makassar untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat dengan menangani minimal satu kasus secara pro bono bagi warga yang kurang memahami hukum.

“Kalau semua anggota PERADI mau bersama-sama pemerintah membangun kota ini, saya hanya minta satu hal. Minimal satu orang, satu anggota PERADI, menangani kasus masyarakat pendampingan hukum,” jelasnya.

Baca Juga  Panglima TNI Kagum Program pembuatan kapal Pinisi di Anjungan Pantai Losari

Selain pendampingan kasus, ia juga mendorong kerja sama dalam bentuk sosialisasi hukum guna meningkatkan literasi dan kesadaran hukum warga Kota Makassar.

Pada momentum Muscab II ini, Munafri berharap kepengurusan baru PERADI-SAI Makassar mampu menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Menutup sambutannya, ia mengakui bahwa Pemerintah Kota Makassar juga menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan dukungan dan pendampingan hukum.

Karena itu, ia mengajak PERADI Makassar untuk duduk bersama pemerintah dalam memastikan proses pembangunan berjalan sesuai koridor hukum.

“Di pemerintah kota ini bukan tidak ada persoalan, sangat banyak. Karena itu kita harus duduk bersama untuk memastikan profesi advokat dapat menunjang proses pembangunan yang ada di Kota Makassar,” pungkasnya. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...