MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menyoroti persoalan infrastruktur sekolah dan akses beasiswa pendidikan saat menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Kecamatan Manggala.
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam pertemuan yang berlangsung di Kompleks Antang Jaya, Kelurahan Bitowa, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof Saleh Pallu.
Dalam dialog bersama warga, legislator Partai NasDem itu menegaskan bahwa program beasiswa pendidikan harus benar-benar menyasar siswa dari keluarga kurang mampu. Namun, ia menilai realisasi di lapangan masih belum maksimal.
Baca Juga :
Menurutnya, masih banyak siswa yang layak menerima bantuan pendidikan tetapi belum terakomodasi dalam program beasiswa pemerintah.
“Banyak yang sebenarnya layak, tetapi tidak mendapatkan beasiswa,” ujar Supra, sapaan akrabnya.
Ia menilai persoalan tersebut tidak lepas dari belum optimalnya pemutakhiran data warga miskin oleh pemerintah kota. Padahal, kondisi ekonomi masyarakat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.
“Harus ada pembaruan data masyarakat miskin secara berkala. Karena tidak selamanya seseorang itu miskin, dan tidak selamanya juga dalam kondisi mampu. Roda kehidupan ini terus berputar,” jelasnya.
Selain beasiswa, Supratman juga menerima keluhan terkait kondisi infrastruktur sekolah, termasuk akses jalan menuju SD Negeri Pannara yang dinilai perlu pembenahan.
Ia menegaskan, kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah harus menjadi prioritas agar proses belajar mengajar berjalan optimal.
“Masalah infrastruktur sekolah ini cukup banyak dikeluhkan. Nanti saya sampaikan ke Dinas Pendidikan agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Supratman mendorong agar pemerintah kota memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor pendidikan, termasuk peningkatan alokasi anggaran untuk perbaikan fasilitas sekolah dan perluasan
penerima beasiswa.
Sementara itu, Prof Saleh Pallu menyampaikan apresiasi atas kehadiran Supratman dalam menyerap aspirasi warga.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat, termasuk pembangunan fasilitas lapangan di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada nak Supra yang sudah membantu warga menghadirkan lapangan. Dengan adanya fasilitas ini, warga bisa lebih banyak melakukan kegiatan positif,” ujarnya.
Reses tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk memastikan persoalan pendidikan di Kecamatan Manggala mendapat perhatian serius dan tindak lanjut konkret dari pemerintah. (*)



Komentar