Pemda Sidrap

Setahun Kepemimpinan Syaharuddin–Nurkanaah, Sidrap Catat Pertumbuhan Ekonomi 8,02 Persen

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 20 Februari 2026 02:08

Capaian peme,rintihan Syaharuddin Alrif -Nurkanaah dalam Satu tahun Pasca Dilantik Sebagai pemimpin Kabupaten Sidrap
Capaian peme,rintihan Syaharuddin Alrif -Nurkanaah dalam Satu tahun Pasca Dilantik Sebagai pemimpin Kabupaten Sidrap

SIDRAP, Trotoar.id — Setahun masa kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah dalam memimpin Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berbagai capaian strategis berhasil diraih.

Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif, baik di sektor pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, maupun ketahanan pangan yang menjadi tulang punggung daerah.

Salah satu capaian yang menonjol adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus menunjukkan tren positif dalam kurun tujuh tahun terakhir. Kondisi ini mencerminkan perbaikan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat secara berkelanjutan.

Dari sisi ekonomi, Sidrap mencatat pertumbuhan sebesar 8,02 persen. Angka tersebut menempatkan Sidrap sebagai kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Capaian ini mempertegas posisi Sidrap sebagai daerah dengan struktur ekonomi yang kuat, terutama ditopang sektor pertanian, peternakan, dan perdagangan hasil pangan.

Di sektor pangan, produksi padi Gabah Kering Panen (GKP) mengalami peningkatan signifikan. Produksi naik sebesar 129.772 ton dibandingkan tahun 2024.

Jika pada 2024 produksi padi mencapai 534.366 ton atau setara Rp2,5 triliun, maka pada tahun berjalan nilainya melonjak hingga sekitar Rp4,6 triliun. Peningkatan ini memperkuat peran Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan.

Produksi beras juga menunjukkan tren kenaikan sebesar 27,21 persen atau bertambah 69.937 ton. Total produksi beras kini mencapai 326.994 ton dengan nilai sekitar Rp4,08 triliun, meningkat dari tahun 2024 yang berada di angka 256.886 ton atau senilai Rp3,2 triliun.

Tak hanya tanaman pangan, sektor peternakan juga mencatat kinerja impresif. Produksi telur ayam ras meningkat sebesar 26 persen atau mencapai 53.401.365 kilogram.

Dengan populasi ayam petelur sebanyak 5.172.045 ekor, nilai produksi telur tersebut ditaksir mencapai Rp1,4 triliun.

Capaian-capaian tersebut menunjukkan konsistensi kebijakan pembangunan yang difokuskan pada penguatan sektor unggulan daerah. Pemerintah Kabupaten Sidrap terus mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi distribusi, serta stabilitas harga demi menjaga kesejahteraan petani dan peternak.

Dengan tren pertumbuhan yang positif di berbagai sektor, kepemimpinan Syaharuddin–Nurkanaah dinilai berhasil memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing Sidrap di tingkat provinsi maupun nasional. (*)

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik31 Agustus 2026 19:24
Menunggu Ketok Palu DPP, Struktur Baru Golkar Sulsel di Bawah IAS Mulai Terkuak
MAKASSAR, Trotoar.id — Struktur kepengurusan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sir...
Parlemen31 Agustus 2026 18:47
Fraksi Gerindra Bongkar 4 Masalah Sulsel: Pupuk Langka, Banjir, BPJS hingga Zonasi Sekolah Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik keras terhadap sejumlah persoalan yang ditemukan saat pelaksa...
Parlemen31 Agustus 2026 18:43
Fraksi Golkar DPRD Sulsel Soroti Infrastruktur, Pendidikan hingga BPJS dari Hasil Reses
MAKASSAR, Trotoar.id  — Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel menjadikan hasil reses anggota DPRD ...
Daerah31 Agustus 2026 17:53
PUM Netherlands Masuk Bulukumba, Strategi Baru Dongkrak Kualitas dan Daya Saing Pariwisata
BULUKUMBA, Trotoar.id — Kabupaten Bulukumba mulai membuka strategi baru untuk menggenjot sektor pariwisata dengan menggandeng tenaga ahli profesiona...