MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi menutup perhelatan Pelita Ramadan atau Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) 1447 Hijriah/2026 yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel).
Acara penutupan berlangsung khidmat di Aula Kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (3/3/2026), dan dihadiri jajaran Forkopimda Sulsel.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Kejati Sulsel, Didik Farkhan Alisyahdi, beserta jajaran atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang dinilai menyentuh langsung pembinaan mental dan spiritual generasi muda.
Baca Juga :
“Apresiasi kepada Bapak Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, SH, MH beserta jajaran yang telah melaksanakan kegiatan Pemilihan Dai Cilik tingkat provinsi yang diikuti 24 kabupaten/kota,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar lomba, melainkan wujud nyata edukasi dalam membina generasi muda, khususnya anak-anak, dalam aspek public speaking, penguatan mental spiritual, serta membangun kedekatan antara institusi Kejaksaan dan masyarakat.
“Kegiatan ini telah melebihi panggilan tugas negara sebagai seorang jaksa. Semoga dapat meningkatkan kualitas SDM generasi, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Pildacil 1447 H ini diikuti perwakilan dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel dan berlangsung selama dua hari, 2–3 Maret 2026. Lomba dibagi dalam dua kategori usia, yakni Kategori A (6–10 tahun) dan Kategori B (11–15 tahun).
Melalui ajang ini, diharapkan lahir dai cilik yang tidak hanya memiliki kemampuan retorika yang baik, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Kegiatan Pelita Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen Kejati Sulsel dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui pendekatan religius dan edukatif selama bulan suci Ramadan. (*)



Komentar