Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Fasilitasi Dialog Kepala Daerah dan Tokoh Luwu Raya dengan Ketua Komisi II DPR RI Bahas DOB

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 12 Maret 2026 17:26

Gubernur Sulsel Fasilitasi Dialog Kepala Daerah dan Tokoh Luwu Raya dengan Ketua Komisi II DPR RI Bahas DOB

MAKASSAR, Trotoar id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memfasilitasi pertemuan silaturahmi dan dialog antara kepala daerah serta tokoh masyarakat Luwu Raya dengan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah dari wilayah Luwu Raya, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dari berbagai organisasi yang berasal dari kawasan tersebut. 

Turut hadir pula anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe, anggota DPRD Sulawesi Selatan dari daerah pemilihan Luwu Raya, serta beberapa mantan kepala daerah di wilayah itu.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog terbuka bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Komisi II DPR RI, khususnya terkait rencana pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Luwu Raya.

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut para tokoh masyarakat, anggota DPRD Sulsel dari dapil Luwu Raya, hingga mahasiswa telah menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka mengenai rencana pemekaran wilayah tersebut.

“Teman-teman tokoh, anggota DPRD Sulsel dari Luwu Raya, dan mahasiswa dari berbagai organisasi sudah menyampaikan aspirasi terkait DOB Luwu Raya,” ujar Andi Sudirman.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pemekaran daerah. 

Selain itu, pemerintah juga masih menunggu penerbitan dua regulasi penting, yakni Peraturan Pemerintah tentang Penataan Daerah serta Desain Besar Penataan Daerah yang merupakan amanat dari Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Andi Sudirman membenarkan bahwa proses penyusunan regulasi tersebut saat ini masih berada di pemerintah pusat.

“Semua prosesnya saat ini berada di pemerintah pusat dan kita masih menunggu keputusan dari pusat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada prinsipnya akan mengikuti arahan serta kebijakan resmi pemerintah pusat terkait kelanjutan proses pemekaran wilayah di Luwu Raya.

Sebelumnya, usulan pembentukan daerah otonomi baru Luwu Tengah telah diselesaikan secara administratif dan telah diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada pemerintah pusat.

Di akhir pernyataannya, Andi Sudirman berharap masyarakat tetap menjaga situasi yang kondusif dan tidak menimbulkan gejolak terkait isu pemekaran wilayah.

“Saya berharap tidak ada lagi gejolak yang bisa menyusahkan masyarakat banyak. Tadi sudah jelas bagaimana jalurnya. Intinya, semua kewenangan itu ada di pemerintah pusat,” pungkasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen02 September 2026 15:40
Fraksi Gerindra Sulsel Gelar Bimtek, Tingkatkan Kapasitas Anggota DPRD agar Program Lebih Berpihak kepada Rakyat
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Gerindra Sulawesi Selatan terus memperkuat kapasitas para kadernya yang duduk di lembaga legislatif.  Salah sa...
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...