SIDRAP, Trotoar.id – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, secara resmi menutup Saromase Ramadhan Fair 2026 di pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Senin (16/3/2026) malam.
Kegiatan ini dinilai menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap, khususnya dalam mendorong geliat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama bulan Ramadan.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans Adli Lukman, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Muhammad Fajri, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Suharya Angriani, serta perwakilan OPD terkait dan undangan lainnya.
Meski telah ditutup secara seremonial, aktivitas penjualan di kawasan Saromase Ramadhan Fair masih akan berlangsung hingga 19 Maret 2026. Masyarakat tetap dapat menikmati berbagai produk UMKM dan jajanan khas Ramadan di lokasi tersebut.
Dalam sambutannya, Nurkanaah mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini serta antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia berharap kualitas penyelenggaraan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan agar ke depan menjadi agenda tahunan yang berkontribusi terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Sejalan dengan itu, Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam pemberdayaan dan pengembangan UMKM.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans, Adli Lukman, melaporkan capaian transaksi yang cukup menggembirakan. Hingga hari ke-27 Ramadan, omzet penjualan tercatat hampir mencapai Rp1,5 miliar.
“Angka ini belum termasuk transaksi pedagang takjil yang berjualan pada sore hari menjelang berbuka puasa,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, pada pelaksanaan tahun ini disediakan 54 tenda gratis berukuran 3×3 meter bagi pelaku UMKM serta 20 tenda berukuran 5×5 meter untuk bazar dan pameran produk lokal.
Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah bazar busana syar’i produk lokal yang diminati pengunjung, khususnya dalam menyambut Idulfitri.
Selain aktivitas perdagangan, Saromase Ramadhan Fair juga diramaikan berbagai kegiatan hiburan dan lomba, seperti lomba patrol, dai cilik, lomba beduk, turnamen Mobile Legends, hingga kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan berbagai komunitas dan almamater di Kabupaten Sidrap.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Saromase Ramadhan Fair memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, memperluas akses pemasaran produk lokal, serta menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.