Pemda Barru

Bupati Barru Respon Persoalan Masjid Nurul Tauhid

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 27 Maret 2026 16:42

Bupati Barru Respon Persoalan Masjid Nurul Tauhid

BARRU, TROTOAR.ID Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menunjukkan langkah cepat dan responsif dalam mengawal penyelesaian persoalan Masjid Nurut Tauhid dengan membangun komunikasi langsung bersama jajaran Pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Makassar, Jumat (27/3/2026).

Audiensi strategis tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan penyelesaian persoalan dilakukan secara damai, adil, dan berkeadaban, sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Bupati Barru memaparkan kronologi kejadian serta langkah-langkah yang telah diambil pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi konflik.

Sebagai penguatan koordinasi, pertemuan lanjutan juga digelar dengan melibatkan unsur Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam forum tersebut, Bupati kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal proses penyelesaian hingga tuntas.

“Kami tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut. Pemerintah akan mengawal proses ini sampai selesai secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum,” tegas Andi Ina.

Ia menambahkan, Pemkab Barru telah menginisiasi rapat koordinasi dan mediasi yang menghasilkan kesepakatan bersama untuk menjaga kondusivitas serta memastikan aktivitas ibadah tetap berjalan normal.

Ke depan, pemerintah daerah akan kembali mempertemukan seluruh pihak guna memastikan penyelesaian menyeluruh, termasuk terkait status aset masjid, dengan tetap mengedepankan persatuan dan harmoni sosial.

Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap dalam kesempatan tersebut juga menegaskan kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah dialogis yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Barru mendapat apresiasi dari Pimpinan Muhammadiyah. Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Ambo Asse, menilai pendekatan yang dilakukan cepat, tepat, dan mengedepankan musyawarah.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyebut upaya tersebut mencerminkan kepemimpinan yang solutif dan responsif dalam menangani dinamika di masyarakat.

Ia berharap proses ini dapat terus dikawal hingga tuntas dan menjadi contoh penyelesaian konflik secara damai dan konstruktif di daerah lain.

Langkah kolaboratif antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan aparat keamanan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjaga persatuan masyarakat Barru tetap terjaga.

Penulis : ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...