Pemda Barru

Bupati Barru Tegaskan Silaturahmi OPD ke Masyarakat Sangat Penting

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 28 Maret 2026 17:40

Bupati Barru  Tegaskan Silaturahmi OPD ke Masyarakat Sangat Penting

Makassar, Trotoar.id Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong kontribusi nyata organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan daerah saat menghadiri Syawalan 1447 Hijriah Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Makassar, Sabtu (28/3/2026).

Kehadiran Bupati Barru dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis Muhammadiyah sebagai mitra dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan keagamaan.

Syawalan yang diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah, organisasi otonom, hingga generasi muda Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan itu menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah pasca-Idulfitri.

Turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menekankan bahwa Syawalan tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi memiliki makna strategis dalam mempererat persatuan serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat.

“Syawalan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, memperdalam nilai keagamaan, dan mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan daerah,” ujar Andi Ina.

Ia juga mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus berperan aktif dalam pembangunan, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan gerakan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Prof. Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, termasuk dalam menyikapi perbedaan penetapan hari raya.

“Perbedaan adalah keniscayaan. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan bijak, saling menghormati, dan tetap menjaga persatuan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak warga Muhammadiyah menjadikan momentum Syawal sebagai sarana introspeksi diri serta meningkatkan amal kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam kesempatan tersebut turut menyoroti pentingnya perhatian terhadap sektor pendidikan agar tetap terjangkau dan tidak membebani masyarakat.

Melalui momentum Syawalan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan Muhammadiyah semakin kuat dalam membangun masyarakat yang religius, maju, dan harmonis.

Penulis : ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen14 Agustus 2026 22:01
Pansus Sudah Ketok Hasil, Fraksi Justru Menolak: Ada Apa di Balik Polemik Kenaikan BBNKB dan PBBKB Sulsel?
MAKASSAR, Trotoar.id — Rapat paripurna DPRD Sulawesi Selatan yang sedianya menjadi pintu akhir pengesahan Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahu...
Metro14 Agustus 2026 16:40
Paripurna Ranperda Pajak Sulsel Memanas, Penetapan Kenaikan BBNKB 3 Persen Dipersoalkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan yang mengagendakan penetapan bersama Pemerintah Provinsi Sulsel terhadap Ranperda Perub...
Parlemen14 Agustus 2026 15:36
Pansus DPRD Sulsel Sepakati BBNKB Naik Jadi 10 Persen, PBBKB Dipatok 9 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulawesi Selatan akhirnya menyepakati sejumlah perubahan penting dalam Rancangan Peraturan Daera...
Metro14 Agustus 2026 13:32
HUT ke-81 RI di Makassar: Meriah dari Karebosi hingga RT/RW, Tetap Jaga Efisiensi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memilih cara yang sederhana namun tetap semarak dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerde...